<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>ana' BATU</title>
	<atom:link href="http://restoe.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://restoe.wordpress.com</link>
	<description>"my knowledge and ideas"</description>
	<lastBuildDate>Wed, 20 Sep 2006 13:52:48 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='restoe.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/1addb090db221e2ba1b39f1de68cf237?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>ana' BATU</title>
		<link>http://restoe.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Sejarah singkat bumi dan kehidupannya</title>
		<link>http://restoe.wordpress.com/2006/09/20/sejarah-singkat-bumi-dan-kehidupannya/</link>
		<comments>http://restoe.wordpress.com/2006/09/20/sejarah-singkat-bumi-dan-kehidupannya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Sep 2006 13:52:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>restoe</dc:creator>
				<category><![CDATA[geologi dasar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://restoe.wordpress.com/2006/09/20/sejarah-singkat-bumi-dan-kehidupannya/</guid>
		<description><![CDATA[Masa Arkeozoikum dan Proterozoikum bersama-sama dikenal sebagai masa pra-kambrium.
Masa Arkeozoikum (4,5 &#8211; 2,5 milyar tahun lalu)
Arkeozoikum artinya Masa Kehidupan purba
Masa Arkeozoikum (Arkean) merupakan masa awal pembentukan batuan kerak bumi yang kemudian berkembang menjadi protokontinen. Batuan masa ini ditemukan di beberapa bagian dunia yang lazim disebut kraton/perisai benua.Batuan tertua tercatat berumur kira-kira 3.800.000.000 tahun. Masa ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restoe.wordpress.com&blog=365025&post=28&subd=restoe&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Masa Arkeozoikum dan Proterozoikum bersama-sama dikenal sebagai masa pra-kambrium.</p>
<p>Masa Arkeozoikum (4,5 &#8211; 2,5 milyar tahun lalu)</p>
<p>Arkeozoikum artinya Masa Kehidupan purba<br />
Masa Arkeozoikum (Arkean) merupakan masa awal pembentukan batuan kerak bumi yang kemudian berkembang menjadi protokontinen. Batuan masa ini ditemukan di beberapa bagian dunia yang lazim disebut kraton/perisai benua.Batuan tertua tercatat berumur kira-kira 3.800.000.000 tahun. Masa ini juga merupakan awal terbentuknya Indrorfer dan Atmosfer serta awal muncul kehidupan primitif di dalam samudera berupa mikro-organisma (bakteri dan ganggang). Fosil tertua yang telah ditemukan adalah fosil Stromatolit dan Cyanobacteria dengan umur kira-kira 3.500.000.000 tahun</p>
<p>Masa Proterozoikum (2,5 milyar &#8211; 290 juta tahun lalu)</p>
<p>Proterozoikum artinya masa kehidupan awal<br />
Masa Proterozoikum merupakan awal terbentuknya hidrosfer dan atmosfer. Pada masa ini kehidupan mulai berkembang dari organisme bersel tunggal menjadi bersel banyak (enkaryotes dan prokaryotes). Menjelang akhir masa ini organisme lebih kompleks, jenis invertebrata bertubuh lunak seperti ubur-ubur, cacing dan koral mulai muncul di laut-laut dangkal, yang bukti-buktinya dijumpai sebagai fosil sejati pertama.</p>
<p>Masa Arkeozoikum dan Proterozoikum bersama-sama dikenal sebagai masa pra-kambrium.</p>
<p>===================================</p>
<p>Jaman Kambrium (590-500 juta tahun lalu)</p>
<p>Kambrium berasal dari kata &#8220;Cambria&#8221; nama latin untuk daerah Wales, dimana batuan berumur kambrium pertama kali dipelajari.</p>
<p>Banyak hewan invertebrata mulai muncul pada zaman Kambrium. Hampir seluruh kehidupan berada di lautan. Hewan zaman ini mempunyai kerangka luar dan cangkang sebagai pelindung.<br />
Fosil yang umum dijumpai dan penyebarannya luas adalah, Alga, Cacing, Sepon, Koral, Moluska, Ekinodermata, Brakiopoda dan Artropoda (Trilobit)<br />
Sebuah daratan yang disebut Gondwana (sebelumnya pannotia) merupakan cikal bakal Antartika, Afrika, India, Australia, sebagian Asia dan Amerika Selatan. Sedangkan Eropa, Amerika Utara, dan Tanah Hijau masih berupa benua-benua kecil yang terpisah.</p>
<p>Jaman Ordovisium (500 &#8211; 440 juta tahun lalu)</p>
<p>Zaman Ordovisium dicirikan oleh munculnya ikan tanpa rahang (hewan bertulang belakang paling tua) dan beberapa hewan bertulang belakang yang muncul pertama kali seperti Tetrakoral, Graptolit, Ekinoid (Landak Laut), Asteroid (Bintang Laut), Krinoid (Lili Laut) dan Bryozona.</p>
<p>Koral dan Alaga berkembang membentuk karang, dimana trilobit dan Brakiopoda mencari mangsa. Graptolit dan Trilobit melimpah, sedangkan Ekinodermata dan Brakiopoda mulai menyebar.<br />
Meluapnya Samudra dari Zaman Es merupakan bagian peristiwa dari zaman ini. Gondwana dan benua-benua lainnya mulai menutup celah samudera yang berada di antaranya.</p>
<p>Jaman Silur (440 &#8211; 410 juta tahun lalu)</p>
<p>Zaman silur merupakan waktu peralihan kehidupan dari air ke darat.<br />
Tumbuhan darat mulai muncul pertama kalinya termasuk Pteridofita (tumbuhan paku). Sedangkan Kalajengking raksasa (Eurypterid) hidup berburu di dalam laut. Ikan berahang mulai muncul pada zaman ini dan banyak ikan mempunyai perisai tulang sebagai pelindung.<br />
Selama zaman Silur, deretan pegunungan mulai terbentuk melintasi Skandinavia, Skotlandia dan Pantai Amerika Utara</p>
<p>Jaman Devon (410-360 juta tahun lalu)</p>
<p>Zaman Devon merupakan zaman perkembangan besar-besaran jenis ikan dan tumbuhan darat. Ikan berahang dan ikan hiu semakin aktif sebagai pemangsa di dalam lautan. Serbuan ke daratan masih terus berlanjut selama zaman ini. Hewan Amfibi berkembang dan beranjak menuju daratan.<br />
Tumbuhan darat semakin umum dan muncul serangga untuk pertama kalinya.<br />
Samudera menyempit sementara, benua Gondwana menutupi Eropa, Amerika Utara dan Tanah Hijau.</p>
<p>Jaman Karbon (360 &#8211; 290 juta tahun lalu)</p>
<p>Reptilia muncul pertama kalinya dan dapat meletakkan telurnya di luar air. Serangga raksasa muncul dan ampibi meningkat dalam jumlahnya.<br />
Pohon pertama muncul, jamur Klab, tumbuhan ferm dan paku ekor kuda tumbuh di rawa-rawa pembentuk batubara.<br />
Pada zaman ini benua-benua di muka bumi menyatu membentuk satu masa daratan yang disebut Pangea, mengalami perubahan lingkungan untuk berbagai bentuk kehidupan. Di belahan bumi utara, iklim tropis menghasilkan secara besar-besaran, rawa-rawa yang berisi dan sekarang tersimpan sebagai batubara.</p>
<p>Jaman Perm (290 -250 juta tahun lalu)</p>
<p>&#8220;Perm&#8221; adalah nama sebuah propinsi tua di dekat pegunungan Ural, Rusia.<br />
Reptilia meningkat dan serangga modern muncul, begitu juga tumbuhan konifer dan Grikgo primitif. Hewan Ampibi menjadi kurang begitu berperan. Zaman perm diakhiri dengan kepunahan micsa dalam skala besar, Tribolit, banyak koral dan ikan menjadi punah.<br />
Benua Pangea bergabung bersama dan bergerak sebagai satu massa daratan, Lapisan es menutup Amerika Selatan, Antartika, Australia dan Afrika, membendung air dan menurunkan muka air laut. Iklim yang kering dengan kondisi gurun pasir mulai terbentuk di bagian utara bumi.</p>
<p>Jaman Trias (250-210 juta tahun lalu)</p>
<p>Gastropoda dan Bivalvia meningkat jumlahnya, sementara amonit menjadi umum. Dinosaurus dan reptilia laut berukuran besar mulai muncul pertama kalinya selama zaman ini. Reptilia menyerupai mamalia pemakan daging yang disebut Cynodont mulai berkembang. Mamalia pertamapun mulai muncul saat ini. Dan ada banyak jenis reptilia yang hidup di air, termasuk penyu dan kura-kura. Tumbuhan sikada mirip palem berkembang dan Konifer menyebar.<br />
Benua Pangea bergerak ke utara dan gurun terbentuk. Lembaran es di bagian selatan mencair dan celah-celah mulai terbentuk di Pangea.</p>
<p>Jaman Jura (210-140 juta tahun lalu)</p>
<p>Pada zaman ini, Amonit dan Belemnit sangat umum. Reptilia meningkat jumlahnya. Dinosaurus menguasai daratan, Ichtiyosaurus berburu di dalam lautan dan Pterosaurus merajai angkasa. Banyak dinosaurus tumbuh dalam ukuran yang luar biasa. Burung sejati pertama (Archeopterya) berevolusi dan banyak jenis buaya berkembang. Tumbuhan Konifer menjadi umum, sementara Bennefit dan Sequola melimpah pada waktu ini.<br />
Pangea terpecah dimana Amerika Utara memisahkan diri dari Afrika sedangkan Amerika Selatan melepaskan diri dari Antartika dan Australia.</p>
<p>Jaman Kapur (140-65 juta tahun lalu)</p>
<p>Banyak dinosaurus raksasa dan reptilia terbang hidup pada zaman ini. Mamalia berari-ari muncul pertama kalinya. Pada akhir zaman ini Dinosaurus, Ichtiyosaurus, Pterosaurus, Plesiosaurus, Amonit dan Belemnit punah. Mamalia dan tumbuhan berbunga mulai berkembang menjadi banyak bentuk yang berlainan.<br />
Iklim sedang mulai muncul. India terlepas jauh dari Afrika menuju Asia.</p>
<p>Zaman Tersier (65 &#8211; 1,7 juta tahun lalu)</p>
<p>Pada zaman tersier terjadi perkembangan jenis kehidupan seperti munculnya primata dan burung tak bergigi berukuran besar yang menyerupai burung unta, sedangkan fauna laut sepert ikan, moluska dan echinodermata sangat mirip dengan fauna laut yang hidup sekarang. Tumbuhan berbunga pada zaman Tersier terus berevolusi menghasilkan banyak variasi tumbuhan, seperti semak belukar, tumbuhan merambat dan rumput.<br />
Pada zaman Tersier &#8211; Kuarter, pemunculan dan kepunahan hewan dan tumbuhan saling berganti seiring dengan perubahan cuaca secara global</p>
<p>Zaman Kuarter (1,7 juta tahun lalu &#8211; sekarang)</p>
<p>Zaman Kuarter terdiri dari kala Plistosen dan Kala Holosen.<br />
Kala Plistosen mulai sekitar 1,8 juta tahun yang lalu dan berakhir pada 10.000 tahun yang lalu. Kemudian diikuti oleh Kala Holosen yang berlangsung sampai sekarang.<br />
Pada Kala Plistosen paling sedikit terjadi 5 kali jaman es (jaman glasial). Pada jaman glasial sebagian besar Eropa, Amerika utara dan Asia bagian utara ditutupi es, begitu pula Pegunungan Alpen, Pegunungan Cherpatia dan Pegunungan Himalaya<br />
Di antara 4 jaman es ini terdapat jaman Intra Glasial, dimana iklim bumi lebih hangat.<br />
Manusia purba jawa (Homo erectus yang dulu disebut Pithecanthropus erectus) muncul pada Kala Plistosen. Manusia Modern yang mempunyai peradaban baru muncul pada Kala Holosen.</p>
<p>Flora dan fauna yang hidup pada Kala Plistosen sangat mirip dengan flora dan fauna yang hidup sekarang</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
Sumber : Museum Geologi BandungMasa Arkeozoikum dan Proterozoikum bersama-sama dikenal sebagai masa pra-kambrium.</p>
<p>Masa Arkeozoikum (4,5 &#8211; 2,5 milyar tahun lalu)</p>
<p>Arkeozoikum artinya Masa Kehidupan purba<br />
Masa Arkeozoikum (Arkean) merupakan masa awal pembentukan batuan kerak bumi yang kemudian berkembang menjadi protokontinen. Batuan masa ini ditemukan di beberapa bagian dunia yang lazim disebut kraton/perisai benua.Batuan tertua tercatat berumur kira-kira 3.800.000.000 tahun. Masa ini juga merupakan awal terbentuknya Indrorfer dan Atmosfer serta awal muncul kehidupan primitif di dalam samudera berupa mikro-organisma (bakteri dan ganggang). Fosil tertua yang telah ditemukan adalah fosil Stromatolit dan Cyanobacteria dengan umur kira-kira 3.500.000.000 tahun</p>
<p>Masa Proterozoikum (2,5 milyar &#8211; 290 juta tahun lalu)</p>
<p>Proterozoikum artinya masa kehidupan awal<br />
Masa Proterozoikum merupakan awal terbentuknya hidrosfer dan atmosfer. Pada masa ini kehidupan mulai berkembang dari organisme bersel tunggal menjadi bersel banyak (enkaryotes dan prokaryotes). Menjelang akhir masa ini organisme lebih kompleks, jenis invertebrata bertubuh lunak seperti ubur-ubur, cacing dan koral mulai muncul di laut-laut dangkal, yang bukti-buktinya dijumpai sebagai fosil sejati pertama.</p>
<p>Masa Arkeozoikum dan Proterozoikum bersama-sama dikenal sebagai masa pra-kambrium.</p>
<p>===================================</p>
<p>Jaman Kambrium (590-500 juta tahun lalu)</p>
<p>Kambrium berasal dari kata &#8220;Cambria&#8221; nama latin untuk daerah Wales, dimana batuan berumur kambrium pertama kali dipelajari.</p>
<p>Banyak hewan invertebrata mulai muncul pada zaman Kambrium. Hampir seluruh kehidupan berada di lautan. Hewan zaman ini mempunyai kerangka luar dan cangkang sebagai pelindung.<br />
Fosil yang umum dijumpai dan penyebarannya luas adalah, Alga, Cacing, Sepon, Koral, Moluska, Ekinodermata, Brakiopoda dan Artropoda (Trilobit)<br />
Sebuah daratan yang disebut Gondwana (sebelumnya pannotia) merupakan cikal bakal Antartika, Afrika, India, Australia, sebagian Asia dan Amerika Selatan. Sedangkan Eropa, Amerika Utara, dan Tanah Hijau masih berupa benua-benua kecil yang terpisah.</p>
<p>Jaman Ordovisium (500 &#8211; 440 juta tahun lalu)</p>
<p>Zaman Ordovisium dicirikan oleh munculnya ikan tanpa rahang (hewan bertulang belakang paling tua) dan beberapa hewan bertulang belakang yang muncul pertama kali seperti Tetrakoral, Graptolit, Ekinoid (Landak Laut), Asteroid (Bintang Laut), Krinoid (Lili Laut) dan Bryozona.</p>
<p>Koral dan Alaga berkembang membentuk karang, dimana trilobit dan Brakiopoda mencari mangsa. Graptolit dan Trilobit melimpah, sedangkan Ekinodermata dan Brakiopoda mulai menyebar.<br />
Meluapnya Samudra dari Zaman Es merupakan bagian peristiwa dari zaman ini. Gondwana dan benua-benua lainnya mulai menutup celah samudera yang berada di antaranya.</p>
<p>Jaman Silur (440 &#8211; 410 juta tahun lalu)</p>
<p>Zaman silur merupakan waktu peralihan kehidupan dari air ke darat.<br />
Tumbuhan darat mulai muncul pertama kalinya termasuk Pteridofita (tumbuhan paku). Sedangkan Kalajengking raksasa (Eurypterid) hidup berburu di dalam laut. Ikan berahang mulai muncul pada zaman ini dan banyak ikan mempunyai perisai tulang sebagai pelindung.<br />
Selama zaman Silur, deretan pegunungan mulai terbentuk melintasi Skandinavia, Skotlandia dan Pantai Amerika Utara</p>
<p>Jaman Devon (410-360 juta tahun lalu)</p>
<p>Zaman Devon merupakan zaman perkembangan besar-besaran jenis ikan dan tumbuhan darat. Ikan berahang dan ikan hiu semakin aktif sebagai pemangsa di dalam lautan. Serbuan ke daratan masih terus berlanjut selama zaman ini. Hewan Amfibi berkembang dan beranjak menuju daratan.<br />
Tumbuhan darat semakin umum dan muncul serangga untuk pertama kalinya.<br />
Samudera menyempit sementara, benua Gondwana menutupi Eropa, Amerika Utara dan Tanah Hijau.</p>
<p>Jaman Karbon (360 &#8211; 290 juta tahun lalu)</p>
<p>Reptilia muncul pertama kalinya dan dapat meletakkan telurnya di luar air. Serangga raksasa muncul dan ampibi meningkat dalam jumlahnya.<br />
Pohon pertama muncul, jamur Klab, tumbuhan ferm dan paku ekor kuda tumbuh di rawa-rawa pembentuk batubara.<br />
Pada zaman ini benua-benua di muka bumi menyatu membentuk satu masa daratan yang disebut Pangea, mengalami perubahan lingkungan untuk berbagai bentuk kehidupan. Di belahan bumi utara, iklim tropis menghasilkan secara besar-besaran, rawa-rawa yang berisi dan sekarang tersimpan sebagai batubara.</p>
<p>Jaman Perm (290 -250 juta tahun lalu)</p>
<p>&#8220;Perm&#8221; adalah nama sebuah propinsi tua di dekat pegunungan Ural, Rusia.<br />
Reptilia meningkat dan serangga modern muncul, begitu juga tumbuhan konifer dan Grikgo primitif. Hewan Ampibi menjadi kurang begitu berperan. Zaman perm diakhiri dengan kepunahan micsa dalam skala besar, Tribolit, banyak koral dan ikan menjadi punah.<br />
Benua Pangea bergabung bersama dan bergerak sebagai satu massa daratan, Lapisan es menutup Amerika Selatan, Antartika, Australia dan Afrika, membendung air dan menurunkan muka air laut. Iklim yang kering dengan kondisi gurun pasir mulai terbentuk di bagian utara bumi.</p>
<p>Jaman Trias (250-210 juta tahun lalu)</p>
<p>Gastropoda dan Bivalvia meningkat jumlahnya, sementara amonit menjadi umum. Dinosaurus dan reptilia laut berukuran besar mulai muncul pertama kalinya selama zaman ini. Reptilia menyerupai mamalia pemakan daging yang disebut Cynodont mulai berkembang. Mamalia pertamapun mulai muncul saat ini. Dan ada banyak jenis reptilia yang hidup di air, termasuk penyu dan kura-kura. Tumbuhan sikada mirip palem berkembang dan Konifer menyebar.<br />
Benua Pangea bergerak ke utara dan gurun terbentuk. Lembaran es di bagian selatan mencair dan celah-celah mulai terbentuk di Pangea.</p>
<p>Jaman Jura (210-140 juta tahun lalu)</p>
<p>Pada zaman ini, Amonit dan Belemnit sangat umum. Reptilia meningkat jumlahnya. Dinosaurus menguasai daratan, Ichtiyosaurus berburu di dalam lautan dan Pterosaurus merajai angkasa. Banyak dinosaurus tumbuh dalam ukuran yang luar biasa. Burung sejati pertama (Archeopterya) berevolusi dan banyak jenis buaya berkembang. Tumbuhan Konifer menjadi umum, sementara Bennefit dan Sequola melimpah pada waktu ini.<br />
Pangea terpecah dimana Amerika Utara memisahkan diri dari Afrika sedangkan Amerika Selatan melepaskan diri dari Antartika dan Australia.</p>
<p>Jaman Kapur (140-65 juta tahun lalu)</p>
<p>Banyak dinosaurus raksasa dan reptilia terbang hidup pada zaman ini. Mamalia berari-ari muncul pertama kalinya. Pada akhir zaman ini Dinosaurus, Ichtiyosaurus, Pterosaurus, Plesiosaurus, Amonit dan Belemnit punah. Mamalia dan tumbuhan berbunga mulai berkembang menjadi banyak bentuk yang berlainan.<br />
Iklim sedang mulai muncul. India terlepas jauh dari Afrika menuju Asia.</p>
<p>Zaman Tersier (65 &#8211; 1,7 juta tahun lalu)</p>
<p>Pada zaman tersier terjadi perkembangan jenis kehidupan seperti munculnya primata dan burung tak bergigi berukuran besar yang menyerupai burung unta, sedangkan fauna laut sepert ikan, moluska dan echinodermata sangat mirip dengan fauna laut yang hidup sekarang. Tumbuhan berbunga pada zaman Tersier terus berevolusi menghasilkan banyak variasi tumbuhan, seperti semak belukar, tumbuhan merambat dan rumput.<br />
Pada zaman Tersier &#8211; Kuarter, pemunculan dan kepunahan hewan dan tumbuhan saling berganti seiring dengan perubahan cuaca secara global</p>
<p>Zaman Kuarter (1,7 juta tahun lalu &#8211; sekarang)</p>
<p>Zaman Kuarter terdiri dari kala Plistosen dan Kala Holosen.<br />
Kala Plistosen mulai sekitar 1,8 juta tahun yang lalu dan berakhir pada 10.000 tahun yang lalu. Kemudian diikuti oleh Kala Holosen yang berlangsung sampai sekarang.<br />
Pada Kala Plistosen paling sedikit terjadi 5 kali jaman es (jaman glasial). Pada jaman glasial sebagian besar Eropa, Amerika utara dan Asia bagian utara ditutupi es, begitu pula Pegunungan Alpen, Pegunungan Cherpatia dan Pegunungan Himalaya<br />
Di antara 4 jaman es ini terdapat jaman Intra Glasial, dimana iklim bumi lebih hangat.<br />
Manusia purba jawa (Homo erectus yang dulu disebut Pithecanthropus erectus) muncul pada Kala Plistosen. Manusia Modern yang mempunyai peradaban baru muncul pada Kala Holosen.</p>
<p>Flora dan fauna yang hidup pada Kala Plistosen sangat mirip dengan flora dan fauna yang hidup sekarang</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
Sumber : Museum Geologi Bandung<br />
source : http://www.iagi.or.id/index.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=105</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/restoe.wordpress.com/28/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/restoe.wordpress.com/28/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/restoe.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/restoe.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/restoe.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/restoe.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/restoe.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/restoe.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/restoe.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/restoe.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/restoe.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/restoe.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restoe.wordpress.com&blog=365025&post=28&subd=restoe&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://restoe.wordpress.com/2006/09/20/sejarah-singkat-bumi-dan-kehidupannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/038de589f08fd7214c3c6fbec35ddeda?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">restoe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gempa Kuat (6.1 Magnitude) di Selatan Jawa</title>
		<link>http://restoe.wordpress.com/2006/09/19/gempa-kuat-61-magnitude-di-selatan-jawa/</link>
		<comments>http://restoe.wordpress.com/2006/09/19/gempa-kuat-61-magnitude-di-selatan-jawa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Sep 2006 23:34:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>restoe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bencana alam geologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://restoe.wordpress.com/2006/09/19/gempa-kuat-61-magnitude-di-selatan-jawa/</guid>
		<description><![CDATA[Posted by Rovicky on September 19th, 2006
Telah terjadi gempa kuat dengan kekuatan 6.1 M pada hari Selasa 19 Sept 2006. Data detail serta peta dapat dilihat dibawah ini. Saya belum mendapatkan laporan kemungkinan tsunami. Tapi perlu diperhatikan karena ini gempa cukup dangkal 10 Km.
Source USGS
Earthquake Details



Magnitude
6.1 (Strong)


Date-Time

Tuesday, September 19, 2006 at 13:58:56 (UTC)
=  Coordinated [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restoe.wordpress.com&blog=365025&post=27&subd=restoe&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Posted by <a href="http://rovicky.wordpress.com/">Rovicky</a> on September 19th, 2006</p>
<p class="entrytext"><a href="http://rovicky.files.wordpress.com/2006/09/intensity-map.jpg" title="Intensity map" target="_blank"><img src="http://rovicky.files.wordpress.com/2006/09/intensity-map.thumbnail.jpg?w=83&#038;h=96" alt="intensity-map.jpg" align="left" height="96" width="83" /></a>Telah terjadi <strong>gempa kuat</strong> dengan kekuatan 6.1 M pada hari Selasa 19 Sept 2006. Data detail serta peta dapat dilihat dibawah ini. Saya belum mendapatkan laporan kemungkinan tsunami. Tapi perlu diperhatikan karena ini gempa cukup dangkal 10 Km.</p>
<p><a href="http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/Quakes/ussvav.php" title="USGS" target="_blank">Source USGS</a></p>
<h3>Earthquake Details</h3>
<p><!-- DetailsMiscTop %DetailsMiscTop% --></p>
<table cellspacing="1">
<tr>
<th><a href="http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#magnitude">Magnitude</a></th>
<td><strong>6.1</strong> <a href="http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#class">(Strong)</a></td>
</tr>
<tr>
<th><a href="http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#date">Date-Time</a></th>
<td>
<li><strong>Tuesday, September 19, 2006 at 13:58:56 (UTC)</strong><br />
=  Coordinated Universal Time</li>
<li><strong>Tuesday, September 19, 2006 at 8:58:56 PM </strong><br />
= local time at epicenter</li>
</td>
</tr>
<tr>
<th><a href="http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#location">Location</a></th>
<td>9.931°S, 107.317°E</td>
</tr>
<tr>
<th><a href="http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#depth">Depth</a></th>
<td>10 km (6.2 miles) set by location program</td>
</tr>
<tr>
<th><a href="http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#region">Region</a></th>
<td>SOUTH OF JAVA, INDONESIA</td>
</tr>
<tr>
<th><a href="http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#distances">Distances</a></th>
<td><!-- Addon ussvav.Distances.us.01 -->190 km (120 miles) ENE of <strong>Christmas Island</strong><br />
305 km (190 miles) SSW of <strong>Tasikmalaya, Java, Indonesia</strong><br />
330 km (205 miles) S of <strong>Bandung, Java, Indonesia</strong><br />
425 km (265 miles) S of <strong>JAKARTA, Java, Indonesia</strong></td>
</tr>
<tr>
<th><a href="http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#uncertainty">Location Uncertainty</a></th>
<td>horizontal +/- 7.1 km (4.4 miles); depth fixed by location program</td>
</tr>
<tr>
<th><a href="http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#parameters">Parameters</a></th>
<td>Nst=163, Nph=163, Dmin=&gt;999 km, Rmss=0.91 sec, Gp= 47°,<br />
M-type=body magnitude (Mb), Version=6</td>
</tr>
<tr>
<th><a href="http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#source">Source</a></th>
<td><!-- Addon ussvav.Source.us.01 -->USGS NEIC (WDCS-D)</td>
</tr>
<tr>
<th><a href="http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#eventid">Event ID</a></th>
<td>ussvav</td>
</tr>
</table>
<p><a href="http://rovicky.files.wordpress.com/2006/09/gempa-19-sept-2006.gif" title="Klik memperbesar gambar" target="_blank"><img src="http://rovicky.files.wordpress.com/2006/09/gempa-19-sept-2006.thumbnail.gif?w=97&#038;h=96" alt="gempa-19-sept-2006.gif" height="96" width="97" /></a>  <a href="http://rovicky.files.wordpress.com/2006/09/svav_06_ciim.gif" title="Intensity map" target="_blank"><img src="http://rovicky.files.wordpress.com/2006/09/svav_06_ciim.thumbnail.gif?w=86&#038;h=96" alt="svav_06_ciim.gif" height="96" width="86" /></a>  <a href="http://rovicky.files.wordpress.com/2006/09/intensity.jpg" title="Klick" target="_blank"><img src="http://rovicky.files.wordpress.com/2006/09/intensity.thumbnail.jpg?w=81&#038;h=96" alt="intensity.jpg" height="96" width="81" /></a> <a href="http://rovicky.files.wordpress.com/2006/09/googlemap.jpg" title="Google Map" target="_blank"><img src="http://rovicky.files.wordpress.com/2006/09/googlemap.thumbnail.jpg?w=128&#038;h=92" alt="googlemap.jpg" height="92" width="128" /></a></p>
<p>sumber : <a href="http://rovicky.wordpress.com/2006/09/19/gempa-kuat-61-magnitude-di-selatan-jawa/">http://rovicky.wordpress.com/2006/09/19/gempa-kuat-61-magnitude-di-selatan-jawa/ </a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/restoe.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/restoe.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/restoe.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/restoe.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/restoe.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/restoe.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/restoe.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/restoe.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/restoe.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/restoe.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/restoe.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/restoe.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restoe.wordpress.com&blog=365025&post=27&subd=restoe&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://restoe.wordpress.com/2006/09/19/gempa-kuat-61-magnitude-di-selatan-jawa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/038de589f08fd7214c3c6fbec35ddeda?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">restoe</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rovicky.files.wordpress.com/2006/09/intensity-map.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">intensity-map.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rovicky.files.wordpress.com/2006/09/gempa-19-sept-2006.thumbnail.gif" medium="image">
			<media:title type="html">gempa-19-sept-2006.gif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rovicky.files.wordpress.com/2006/09/svav_06_ciim.thumbnail.gif" medium="image">
			<media:title type="html">svav_06_ciim.gif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rovicky.files.wordpress.com/2006/09/intensity.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">intensity.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rovicky.files.wordpress.com/2006/09/googlemap.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">googlemap.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Membangun Situs Webmapping</title>
		<link>http://restoe.wordpress.com/2006/09/16/membangun-situs-webmapping/</link>
		<comments>http://restoe.wordpress.com/2006/09/16/membangun-situs-webmapping/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Sep 2006 21:14:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>restoe</dc:creator>
				<category><![CDATA[GIS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://restoe.wordpress.com/2006/09/16/membangun-situs-webmapping/</guid>
		<description><![CDATA[

Membangun Situs Webmapping
 						
 					




 						 Oleh Tri Agus Prayitno					



Pengantar
Dengan makin berkembangnya teknologi dan penggunaannya di kalangan masyarakat luas, internet makin menjadi bagian kehidupan sehari-hari. Mencari informasi, membaca berita, berkomunikasi dengan email atau secara real-time dengan chatting, atau berdiskusi lewat mailing list merupakan contoh hal-hal yang sering dilakukan orang dengan internet. Media ini ternyata juga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restoe.wordpress.com&blog=365025&post=26&subd=restoe&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><table class="contentpaneopen">
<tr>
<td class="contentheading" width="100%">Membangun Situs Webmapping</td>
<td class="buttonheading" align="right" width="100%"><a href="http://www.geografiana.com/index2.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=47&amp;pop=1&amp;page=0&amp;Itemid=89" target="_blank" title="Cetak"> 						<img src="http://www.geografiana.com/templates/jw_inetgazette/images/printButton.png" alt="Cetak" align="middle" border="0" /></a></td>
<td class="buttonheading" align="right" width="100%"><a href="http://www.geografiana.com/index2.php?option=com_content&amp;task=emailform&amp;id=47&amp;itemid=89" target="_blank" title="E-mail"> 					<img src="http://www.geografiana.com/templates/jw_inetgazette/images/emailButton.png" alt="E-mail" align="middle" border="0" /></a></td>
</tr>
</table>
<table class="contentpaneopen">
<tr>
<td colspan="2" align="left" valign="top" width="70%"><span class="small"> 						 <span class="oleh">Oleh</span> Tri Agus Prayitno					</span></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" valign="top">
<p style="margin-bottom:0;"><strong>Pengantar</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;">Dengan makin berkembangnya teknologi dan penggunaannya di kalangan masyarakat luas, internet makin menjadi bagian kehidupan sehari-hari. Mencari informasi, membaca berita, berkomunikasi dengan email atau secara <em>real-time</em> dengan <em>chatting</em>, atau berdiskusi lewat <em>mailing list</em> merupakan contoh hal-hal yang sering dilakukan orang dengan internet. Media ini ternyata juga bisa dimanfaatkan para geograf untuk mempublikasi ide-ide mereka dengan <em>web mapping</em>, bahkan penyajian melalui internet mempunyai target yang lebih luas dibanding cara-cara tradisional seperti seminar, buku atau jenis presentasi lainnya, karena bisa diakses siapa saja, di mana saja dan kapan saja selama bisa terhubung ke internet.</p>
<p style="margin-bottom:0;">Sebelum lebih jauh membahas <em>web mapping</em>, penulis membatasi pengertian <em>web mapping</em> menjadi :</p>
<ol>
<li>Secara harfiah <em>web mapping</em>    berarti pemetaan internet, tetapi bukan memetakan internet, dan    tidak berarti hanya menampilkan peta (yang berupa gambar statis) ke    dalam sebuah situs internet. Jika hanya menampilkan peta statis pada    sebuah situs maka tidak ada perbedaan antara <em>web mapping</em>    dengan peta yang ada pada media tradisional lainnya.</li>
<li><em>Web    mapping</em> bukanlah memindahkan aplikasi SIG <em>desktop</em> ke    dalam bentuk <em>web-based</em> walaupun memungkinkan untuk itu.    Pengguna internet berasal dari berbagai kalangan dengan berbagai    kemampuan atas  SIG, dari yang tidak tahu sampai ahli.</li>
<li><em>Web mapping</em> memanfaatkan    fungsi interaktivitas yang ada  pada aplikasi  SIG  ke dalam bentuk    web.</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;"><strong>Pendahuluan</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;">Untuk membuat <em>web mapping</em>, maka yang harus diperhatikan sebelumnya adalah:</p>
<dl>
<dt>1. Untuk apa dan bagaimana <em>web mapping</em> itu    dibuat.</dt>
<dd>- Menampilkan peta dengan kemampuan    interaksi sederhana, seperti perbesaran, perkecilan dan pergeseran    gambar.</dd>
<dd>- Media untuk <em>sharing</em>, peta    bisa di-<em>download</em> untuk kemudian diedit (manipulasi) sesuai    dengan kebutuhan.</dd>
<dd>- Menampilkan dengan kemampuan    interaktivitas yang lebih banyak, misalnya menghitung jarak antara    dua titik, atau membuat rute dari sebuah titik (awal) ke titik lain    (tujuan) melalui jaringan jalan yang ada (<a href="http://www.mapquest.com/" target="_blank">MapQuest</a>    menyajikan dengan baik fasilitas ini).</dd>
<dd>- Memindahkan aplikasi  SIG  desktop    ke program  SIG  berbasis <em>client-server</em> melalui <em>browser</em>     internet, walau sebelumnya disebutkan ini tidak termasuk <em>web    mapping</em>, tetapi secara teknis hal ini dimungkinkan, dan    merupakan <em>web mapping</em> lanjutan.</dd>
<dt>2. Untuk siapa ditujukannya.</dt>
<dd>- Untuk masyarakat luas.</dd>
<dd>- Untuk praktisi.</dd>
<dt>3. Berapa anggaran yang dimiliki.</dt>
</dl>
<p style="margin-bottom:0;"><strong>Menyajikan Peta Melalui Internet</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;">Walaupun bukan satu-satunya cara, peta tetap menjadi alat yang efektif bagi geograf untuk menyampaikan pikirannya. Sebagai contoh, presentasi sebuah <a href="http://www.karto.ethz.ch/neumann/cartography/vienna/" target="_blank">mata kuliah</a> disajikan dengan baik oleh <a href="mailto:neumann%20%5Bat%5D%20karto.baug.ethz.ch" target="_blank">Andreas Neumann</a>.</p>
<p style="margin-bottom:0;"><em>Web mapping</em> bisa dibuat sebagai perangkat pengawasan (<em>monitoring</em>) sebuah pelaksanaan pekerjaan/proyek, khususnya yang menyangkut masalah ruang. Jika dihubungkan dengan sebuah database yang selalu <em>up-to-date</em> atau <em>real-time</em>,  <em>web mapping</em> juga bisa menjadi informasi yang bagus bagi masyarakat luas, misalnya peta informasi kemacetan jalan yang ditampilkan di situs <a href="http://cybermap.cbn.net.id/" target="_blank">CBN CyberMap</a>, atau yang menampilkan informasi cuaca seperti di <a href="http://www.wunderground.com/" target="_blank">Weather Underground</a>.</p>
<p style="margin-bottom:0;">Tetapi peta bukan hanya milik geograf. Kecenderungan penyajian peta melalui internet pun makin bertambah. Di beberapa negara bahkan peta yang dipublikasi lewat internet bisa dilihat melalui alat yang bisa dibawa kemana-mana (<em>portable</em>) yang memiliki kemampuan GPS sehingga bisa dijadikan panduan untuk bepergian (<a href="http://www.dashpc.com/" target="_blank">DashPC</a>).</p>
<p style="margin-bottom:0;">Peta (<em>web mapping</em>) juga bisa menjadi menjadi alat promosi bagi dunia usaha, bahkan sebagai alat usaha itu sendiri. Pada sebuah situs web mapping bisa dimasukkan lokasi-lokasi perusahaan misalnya, sehingga konsumen atau calon konsumen bisa melihat dimana mereka bisa mendapatkan yang mereka yang dekat dengan mereka.</p>
<p style="margin-bottom:0;">Satu keunggulan <em>web mapping</em> dibanding peta konvensional adalah interaktivitas. Peta yang ditampilkan bisa menjadi dinamis menurut besaran, lokasi/arah, waktu, sekala dan tema. Pengunjung bisa memilih sendiri informasi apa yang ingin mereka lihat, dan menampilkannya secara bersamaan. Beberapa situs <em>web mapping</em> bahkan memasukkan fungsi analisis seperti menghitung jarak, membuat rute, pengelompokan data dan sebagainya.</p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong>Pemilihan Teknologi</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;">Ada dua kategori besar cara penyajian peta melalui internet, yaitu dengan :</p>
<ol>
<li>Mengikuti program yang sediakan    pihak lain (ASP, <em>Application Service Provider</em>).</li>
</ol>
<p style="margin-left:0.48cm;margin-bottom:0;">Adalah cara tercepat menyajikan peta pada situs internet. Kini banyak penyedia jasa ini, bahkan sudah ada perusahaan di Indonesia yang melakukannya. Bagian ini tidak dibahas lebih lanjut.</p>
<ol>
<li>Mengembangkan sendiri.</li>
</ol>
<p style="margin-left:0.48cm;margin-bottom:0;">Untuk mengembangkan sendiri <em>web mapping</em> sangat terkait pada anggaran dan sumber daya manusia yang dimiliki. Pilihan teknologi untuk mengembangkan sendiri juga sangat banyak, mulai dari yang sederhana dan gratis, sampai yang rumit dan mahal, atau membuat teknologi sendiri. Tetapi tidak selamanya yang gratis atau murah itu sederhana dan yang mahal itu rumit.</p>
<p style="margin-left:0.48cm;margin-bottom:0;">Salah satu keuntungan mengembangkan <em>web mapping</em> sendiri adalah ketersediaan untuk memperbaharui (<em>updating</em>) data kapan saja, dan bahkan bisa terus meningkatkan kemampuan <em>web mapping</em> yang sudah ada (<em>upgrading</em>). Keuntungan lainnya adalah bisa disesuaikan dengan keinginan sendiri (<em>customizable</em>).</p>
<p style="margin-left:0.48cm;margin-bottom:0;"><strong>Data Vektor atau Raster?</strong><br />
Peta yang ditampilkan bisa salah satu dari keduanya. Jika tujuan pembuatan <em>web mapping</em> adalah sebagai <em>sharing</em> data, sehingga pengunjung bisa men-<em>download</em> peta yang bisa diedit dengan software  SIG , maka pilihannya adalah pada data vektor. Saat ini OpenGIS® Consortium (konsorsium internasional untuk pengembangan  SIG  terbuka) sedang mengembangkan <em>Geography Markup Language</em> (GML), satu standar format data vektor bereferensi geografis dengan basis XML (<em>eXtensible Markup Language</em>). Untuk membuat peta dari GML dibutuhkan penerjemah grafis dari elemen-elemen GML itu, salah satunya, dan yang banyak digunakan adalah <em>Scalable Vector Graphic</em>  (SVG). Keunggulan format ini adalah akurasi data tetap terjaga walaupun peta diperbesar beberapa kali.</p>
<p style="margin-left:0.48cm;margin-bottom:0;">Dari banyak teknologi (<em>software</em>) <em>web mapping</em> yang ada, sebagian besar menampilkan peta dalam bentuk gambar raster. Di belakang layar, data vektor tetap digunakan, dan saat pengunjung menginginkan peta pada satu wilayah tertentu, program akan membuat dan menampilkan peta yang diinginkan itu. Keunggulan dengan cara ini adalah lebih cepat, karena besarnya data (yang diterima pengunjung) akan relatif tetap, dibandingkan dengan data vektor yang jika menampilkan data dengan cakupan wilayah luas dan datanya besar, maka waktu yang dibutuhkan untuk mengambil data akan semakin lambat (kecepatan pengambilan data berbanding lurus dengan besarnya data).</p>
<p style="margin-left:0.48cm;margin-bottom:0;"><strong>Dukungan Database</strong><br />
Menampilkan peta pada prinsipnya adalah menampilkan data, selain kemampuan menampilkan data spatial, <em>software</em> yang digunakan juga harus mendukung data-data atribut yang menyertai data spatial. Jika <em>web mapping</em>  dibuat untuk menampilkan data yang kontinyu maka dibutuhkan dukungan database yang baik, kemampuan memperbarui data (<em>updating</em>) dan sebagainya. Jika interaktivitas menjadi hal penting, maka dukungan <em>database</em> yang bisa melakukan pencarian atas atau berdasarkan fitur keruangan mutlak diperlukan.</p>
<p style="margin-left:0.48cm;margin-bottom:0;"><strong>Kecepatan Akses</strong><br />
Pengunjung internet berasal dari berbagai kalangan, dengan berbagai jenis sistem koneksi untuk menghubungkan komputer mereka dengan jaringan internet. Seorang pengunjung mungkin akan bisa mengakses sebuah situs <em>web mapping</em> dengan cepat, tetapi pengunjung lainnya mungkin akan merasa sangat lama. Kecepatan akses ini tergantung pada jenis <em>software</em> yang digunakan, jenis/kualitas koneksi yang dimiliki server <em>web mapping</em> itu dan jenis/kualitas koneksi yang digunakan pengunjung saat mengakses situs <em>web mapping</em>. Beberapa <em>software</em> mengharuskan pengunjung untuk men-<em>download</em>  satu atau lebih <em>plug-ins</em> (tambahan fungsi pada <em>browser</em> untuk menjelajah internet), <em>software</em> lain juga menggunakan program berbasis java (<em>applets</em>). Keharusan-keharusan itu akan menambah waktu akses sehingga menjadi lebih lama.</p>
<p style="margin-left:0.48cm;margin-bottom:0;"><strong>Kartografi</strong><br />
Supaya ide-ide yang ingin dipublikasikan bisa sampai ke pengunjung, maka peta harus dibuat semenarik mungkin dan tidak membingungkan. Di sini kartografi memegang peranan yang sangat penting. Aplikasi kartografi pada peta untuk internet mungkin akan berbeda dibandingkan dengan kartografi untuk peta konvensional pada kertas.</p>
<p style="margin-left:0.48cm;margin-bottom:0;"><em><strong>Software Web Mapping </strong></em><br />
Berikut adalah daftar produk <em>web mapping</em> atau  SIG  yang bisa diintegrasikan dengan web (dari <a href="http://web-mapper.com/company/showproducts.cfm" target="_blank">web-mapper.com</a>) :</p>
<ul>
<li><a href="http://www.geomicro.com/" target="_blank">AltaMap    Server</a></li>
<li><a href="http://www.esri.com/software/arcims/" target="_blank">ArcIMS</a></li>
<li><a href="http://www.esri.com/software/arcpad/index.html" target="_blank">ArcPad</a></li>
<li><a href="http://www.esri.com/software/arcview/extensions/imsext.html" target="_blank">ArcView    IMS</a></li>
<li><a href="http://www3.autodesk.com/adsk/index/0,,302456-123112,00.html" target="_blank">AutoCAD    Map 2000i</a></li>
<li><a href="http://www.ermapper.com/product/ermapper61/index.htm" target="_blank">ER    Mapper</a></li>
<li><a href="http://www.etak.com//MapServer.html" target="_blank">EtakMap    Web Server</a></li>
<li><a href="http://www.expedia.com/" target="_blank">Expedia</a></li>
<li><a href="http://www.freshmaps.net/" target="_blank">FreshMaps</a></li>
<li><a href="http://www.genaware.com/html/product/genaserver.htm" target="_blank">Gena    Server</a></li>
<li><a href="http://www.intergraph.com/software/geomedia/enterprise/" target="_blank">GeoMedia    Web Enterprise</a></li>
<li><a href="http://www.intergraph.com/software/geo_map/geo_web.asp" target="_blank">GeoMedia    Web Map</a></li>
<li><a href="http://www.caliper.com/gpovu.htm" target="_blank">GIS+</a></li>
<li><a href="http://www.caliper.com/gisdk.htm" target="_blank">GISDK</a></li>
<li><a href="http://www.globexplorer.com/" target="_blank">GlobeXplorer</a></li>
<li><a href="http://www.pharosgps.com/Product/product.html" target="_blank">iGPS-180</a></li>
<li><a href="http://www.earthetc.com/" target="_blank">Image    Web Server</a></li>
<li><a href="http://www.pharosgps.com/Product/product.html" target="_blank">iRUDOLPH</a></li>
<li><a href="http://www.mapblast.com/" target="_blank">MapBlast!</a></li>
<li><a href="http://www.mapguide.com/" target="_blank">MapGuide</a></li>
<li><a href="http://www.plandata.net/" target="_blank">MapMagic</a></li>
<li><a href="http://www.esri.com/software/mapobjects/index.html" target="_blank">MapObjects</a></li>
<li><a href="http://www.esri.com/software/mapobjects/ims/" target="_blank">MapObjects    IMS</a></li>
<li><a href="http://www.esri.com/software/mapobjectslt/" target="_blank">MapObjects    LT</a></li>
<li><a href="http://www.microsoft.com/mappoint" target="_blank">MapPoint    2000</a></li>
<li><a href="http://www.mapquest.com/" target="_blank">MapQuest</a></li>
<li><a href="http://mapserver.gis.umn.edu/" target="_blank">MapServer</a></li>
<li><a href="http://www.caliper.com/mtredist.htm" target="_blank">Maptitude    for Redistricting</a></li>
<li><a href="http://www.caliper.com/mtredist.htm" target="_blank">Maptitude    for Redistricting</a></li>
<li><a href="http://www.mapinfo.com/mapx/index.html" target="_blank">MapX</a></li>
<li><a href="http://www.mapinfo.com/mapxsite/index.htm" target="_blank">MapXsite</a></li>
<li><a href="http://www.mapinfo.com/mapxtend" target="_blank">MapXtend</a></li>
<li><a href="http://www.mapinfo.com/software/mapxtreme/index.html" target="_blank">MapXtreme</a></li>
<li><a href="http://www.mapinfo.com/software/misites/index.html" target="_blank">MiSites</a></li>
<li><a href="http://www.swldy.com/english/products/spatial/mobiledataserver.asp" target="_blank">Mobile    Internet Server</a></li>
<li><a href="http://www.bentley.com/products/continuum/" target="_blank">ModelServer    Continuum</a></li>
<li><a href="http://www.bentley.com/products/discovery" target="_blank">ModelServer    Discovery</a></li>
<li><a href="http://www.bentley.com/products/imager" target="_blank">ModelServer    Imager</a></li>
<li><a href="http://www3.autodesk.com/adsk/section/0,,135815,00.html" target="_blank">OnSite</a></li>
<li><a href="http://www3.autodesk.com/adsk/section/0,,135822,00.html" target="_blank">Powerline</a></li>
<li><a href="http://www.esri.com/software/routemapims/" target="_blank">RouteMap    IMS</a></li>
<li><a href="http://www.swldy.com/english/products/internet/applicationservice.asp" target="_blank">Smallword    Internet Apllication Server</a></li>
<li><a href="http://www.pcigeomatics.com/product_ind/spweb.html" target="_blank">SPANS    WebServer</a></li>
<li><a href="http://www.spatialcomponents.com/solutions/internet/fusion.html" target="_blank">Spatial    Fusion</a></li>
<li><a href="http://www.swldy.com/english/products/spatial/spatialobjectmanagers.asp" target="_blank">Spatial    Object Managers</a></li>
<li><a href="http://www.genaware.com/html/product/spatialwb.htm" target="_blank">Spatial    Web Brokers</a></li>
<li><a href="http://www.safe.com/spatialdirect_frame.htm" target="_blank">SpatialDirect</a></li>
<li><a href="http://www.mapinfo.com/software/spatialware/index" target="_blank">SpatialWare</a></li>
<li><a href="http://terraserver.microsoft.com/default.asp" target="_blank">TerraServer</a></li>
<li><a href="http://www.caliper.com/tcovu.htm" target="_blank">TransCAD</a></li>
</ul>
<p style="margin-left:0.48cm;margin-bottom:0;">
<p style="margin-left:0.48cm;margin-bottom:0;">Tabel-tabel berikut mencoba membandingkan sebagian <em>software web mapping</em> yang ada: <a href="http://www.geoplace.com/gw/1999/1199/images/limptb1.pdf" target="_blank">Tabel 1</a>, <a href="http://www.geoplace.com/gw/1999/1199/images/limptb2.pdf" target="_blank">Tabel 2</a>, <a href="http://www.geoplace.com/gw/1999/1199/images/limptb3.pdf" target="_blank">Tabel 3</a>, (sumber: <a href="http://www.geoplace.com/" target="_blank">Geoplace</a>).</p>
<p style="margin-left:0.48cm;margin-bottom:0;">
<p style="margin-left:0.48cm;margin-bottom:0;"><strong>Situs <em>Web Mapping</em></strong></p>
<p style="margin-left:0.48cm;margin-bottom:0;">Di Indonesia, masih sedikit situs yang menjalankan <em>web mapping</em>, daftar berikut diambil dari <a href="http://www.geografiana.com/modules.php?op=modload&amp;name=Web_Links&amp;file=index&amp;req=viewlink&amp;cid=9" target="_blank">Direktori GIS Indonesia</a> di situs ini, yaitu :</p>
<ul>
<li><a href="http://202.155.86.35/website/rbi1jt" target="_blank">Bakosurtanal</a></li>
<li><a href="http://cybermap.cbn.net.id/" target="_blank">CBN    CyberMap</a></li>
<li><a href="http://peta.info-ri.com/" target="_blank">Lembaga    Informasi Nasional</a></li>
<li><a href="http://www.indomap.com/" target="_blank">IndoMap.com</a></li>
<li><a href="http://www.nusamap.com/" target="_blank">Nusamap</a></li>
<li><a href="http://www.streetdirectory.co.id/" target="_blank">Street    Directory</a></li>
</ul>
<p style="margin-left:0.48cm;margin-bottom:0;">Sedangkan situs-situs <em>web mapping</em> luar negeri sangat banyak, selain dari daftar software di atas (biasanya <em>software</em> tersebut menampilkan contoh <em>web mapping</em> yang menggunakan <em>software</em>  buatan mereka), situs-situs <em>web mapping</em> luar negeri bisa dilihat di  <a href="http://www.geoplace.com/gw/1999/1199/webmapsites.asp" target="_blank">Geoplace</a>, <a href="http://www.geocomm.com/channel/webmap/featuredsite.html" target="_blank">Geocomm</a>, dan sebagainya.</p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong>Kendala</strong></p>
<ol>
<li><u>Tingkat penggunaan internet.</u><br />
Walau memiliki kecenderungan    meningkat, penggunaan internet di Indonesia masih sangat sedikit    dibandingkan jumlah penduduk, dan masih terpusat di kota-kota besar    (<a href="http://www.apjii.or.id/" target="_blank">APJII</a>).</li>
<li><u>Infrastruktur telekomunikasi di    Indonesia.</u><br />
Penggunaan internet sangat tergantung    pada infastruktur telekomunikasi. Monopoli telekomunikasi yang    menjadikan biaya tinggi dibandingkan tingkat pendapatan rata-rata    penduduk Indonesia. Belum lagi buruknya kualitas infrastruktur itu.</li>
<li><u>Data dasar.</u><br />
Belum semua wilayah di Indonesia sudah    terpetakan, dan dari yang sudah terpetakan belum semuanya ada dalam    format digital. Pemerintah pun masih menanggap peta sebagai rahasia    negara, sehingga distribusi menjadi sulit, padahal pihak lain (baca:    luar negeri) dengan teknologi yang mereka miliki bisa mengambil    (hampir) semua wilayah di Indonesia lewat satelit. Bahkan sebuah    perusahaan di Inggris pernah menjual foto udara instalasi rahasia    negara itu kepada umum (<a href="http://www.detikinet.com/berita/2002/06/07/20020607-160120.shtml" target="_blank">detik.com</a>).</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;"><strong>Referensi dan Link</strong></p>
<ul>
<li>Cyber Geography, <a href="http://www.cybergeography.org/" target="_blank">http://www.cybergeography.org</a>.</li>
<li>MapServer, <a href="http://mapserver.gis.umn.edu/" target="_blank">http://mapserver.gis.umn.edu</a>.</li>
<li>OpenGIS® Consortium,  <a href="http://www.opengis.org/" target="_blank">http://www.opengis.org</a>.</li>
<li>Scalable Vector Graphic (SVG), <a href="http://www.w3c.org/Graphics/SVG/" target="_blank">http://www.w3c.org/Graphics/SVG/</a>.</li>
<li>Statistik Pengguna Internet Indonesia, APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia), 2002, <a href="http://www.apjii.or.id/dokumentasi/statistik.php?lang=ind" target="_blank">http://www.apjii.or.id/ind/statistik.html</a>.</li>
<li>Web-Mapper, <a href="http://web-mapper.com/" target="_blank">http://web-mapper.com</a>.</li>
<li>Web Mapping Guide, <a href="http://www.geoplace.com/gr/webmapping" target="_blank">http://www.geoplace.com/gr/webmapping/</a></li>
</ul>
<p>sumber : <a href="http://www.geografiana.com/makalah/teknologi/membangun_situs_webmapping">http://www.geografiana.com/makalah/teknologi/membangun_situs_webmapping</a></td>
</tr>
</table>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/restoe.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/restoe.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/restoe.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/restoe.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/restoe.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/restoe.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/restoe.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/restoe.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/restoe.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/restoe.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/restoe.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/restoe.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restoe.wordpress.com&blog=365025&post=26&subd=restoe&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://restoe.wordpress.com/2006/09/16/membangun-situs-webmapping/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/038de589f08fd7214c3c6fbec35ddeda?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">restoe</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.geografiana.com/templates/jw_inetgazette/images/printButton.png" medium="image">
			<media:title type="html">Cetak</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.geografiana.com/templates/jw_inetgazette/images/emailButton.png" medium="image">
			<media:title type="html">E-mail</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gunung berapi</title>
		<link>http://restoe.wordpress.com/2006/08/20/gunung-berapi/</link>
		<comments>http://restoe.wordpress.com/2006/08/20/gunung-berapi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Aug 2006 18:22:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>restoe</dc:creator>
				<category><![CDATA[vulkanisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://restoe.wordpress.com/2006/08/20/gunung-berapi/</guid>
		<description><![CDATA[Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

&#160;

&#160;

Gunung berapi Mahameru di Jawa, Indonesia.
Meskipun memang agak susah untuk mendefinisikan apa itu gunung berapi atau gunung api, namun secara umum istilah tersebut dapat didefinisikan sebagai suatu sistem saluran fluida panas (batuan dalam wujud cair atau lava) yang memanjang dari kedalaman sekitar 10 km di bawah permukaan bumi sampai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restoe.wordpress.com&blog=365025&post=22&subd=restoe&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.</p>
<p><!-- start content --></p>
<p class="thumb tright">&nbsp;</p>
<p><span class="internal"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/b/b4/Mahameru-volcano.jpg/280px-Mahameru-volcano.jpg" alt="Gunung berapi Mahameru di Jawa, Indonesia." longdesc="/wiki/Berkas:Mahameru-volcano.jpg" height="210" width="280" /></span></p>
<p class="thumbcaption">&nbsp;</p>
<p class="magnify"><span class="internal"><img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="Perbesar" height="11" width="15" /></span></p>
<p>Gunung berapi Mahameru di Jawa, Indonesia.</p>
<p>Meskipun memang agak susah untuk mendefinisikan apa itu <b>gunung berapi</b> atau gunung api, namun secara umum istilah tersebut dapat didefinisikan sebagai suatu sistem saluran fluida panas (batuan dalam wujud cair atau lava) yang memanjang dari kedalaman sekitar 10 km di bawah <span class="new">permukaan bumi</span> sampai ke permukaan bumi, termasuk endapan hasil akumulasi material yang dikeluarkan pada saat dia meletus.</p>
<p>Lebih lanjut, istilah gunung api ini juga dipakai untuk menamai fenomena pembentukan <i>ice volcanoes</i> atau gunung api es dan <i>mud volcanoes</i> atau gunung api lumpur. Gunung api es biasa terjadi di daerah yang mempunyai musim dingin bersalju, sedangkan gunung api lumpur dapat kita lihat di daerah <span class="new">Kuwu</span>, Purwodadi, Jawa Tengah. Masyarakat sekitar menyebut fenomena di Kuwu tersebut dengan istilah Bledug Kuwu</p>
<p>Gunung berapi terdapat di seluruh dunia, tetapi lokasi gunung berapi yang paling dikenali adalah gunung berapi yang berada di sepanjang busur Cincin Api Pasifik. &#8220;Pacific Ring of Fire&#8221;. Busur Cincin Api Pasifik merupakan garis bergeseknya antara dua lempengan tektonik (teori tektonik lempeng).</p>
<p>Gunung berapi terdapat dalam beberapa bentuk sepanjang masa hidupnya. Gunung berapi yang <span class="new">aktif</span> mungkin bertukar menjadi separuh aktif, menjadi padam, sebelum akhirnya menjadi tidak aktif atau mati. Bagaimanapun gunung berapi mampu menjadi padam dalam waktu 610 tahun sebelum bertukar menjadi aktif semula. Oleh itu, sukar untuk menentukan keadaan sebenarnya sesuatu gunung berapi itu, apakah sesebuah gunung berapi itu berada dalam keadaan padam atau telah mati.</p>
<p class="thumb tright">&nbsp;</p>
<p><span class="internal"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/a4/Volcano_q.jpg/250px-Volcano_q.jpg" alt="Letusan gunung berapi dapat berakibat buruk terhadap margasatwa lokal, dan juga manusia." longdesc="/wiki/Berkas:Volcano_q.jpg" height="166" width="250" /></span></p>
<p class="thumbcaption">&nbsp;</p>
<p class="magnify"><span class="internal"><img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="Perbesar" height="11" width="15" /></span></p>
<p>Letusan gunung berapi dapat berakibat buruk terhadap <span class="new">margasatwa</span> lokal, dan juga manusia.</p>
<p>Apabila gunung berapi meletus, magma yang terkandung di dalam kamar magmar di bawah gunung berapi meletus keluar sebagai lahar atau lava. Selain daripada aliran lava, kemusnahan oleh gunung berapi disebabkan melalui pelbagai cara seperti berikut:</p>
<ol>
<li>Aliran lava.</li>
<li>Letusan gunung berapi.</li>
<li>Aliran lumpur.</li>
<li>Abu.</li>
<li>Kebakaran hutan.</li>
<li>Gas beracun.</li>
<li>Gelombang tsunami.</li>
<li>Gempa bumi.</li>
</ol>
<table border="1" cellpadding="4" cellspacing="0" width="200">
<tr>
<td colspan="3">&nbsp;</td>
</tr>
</table>
<p><a title="Jenis_gunung_berapi" name="Jenis_gunung_berapi" id="Jenis_gunung_berapi"></a></p>
<h2>Jenis gunung berapi</h2>
<dl>
<dt>Stratovolcano</dt>
<dd>Gunung berapi jenis ini umumnya tinggi dan terdiri atas lapisan lava mengeras serta abu vulkanik. Gunung terdiri atas lapisan-lapisan. Gunung Merapi merupakan jenis ini.</dd>
<dt>Perisai</dt>
<dd>Gunung berapi jenis ini bentuknya landai dan sedikit menggelembung. Terbentuk dari lava yang mengalir lancar.</dd>
<dt>Cinder Cone</dt>
<dd>Merupakan gunung berapi yang abu dan pecahan kecil batuan vulkanik menyebar di sekeliling gunung. Sebagian besar gunung jenis ini membentuk mangkuk di puncaknya. Jarang yang tingginya di atas 500 meter dari tanah di sekitarnya.</dd>
<dt>Kaldera</dt>
<dd>Gunung berapi jenis ini terbentuk dari ledakan yang sangat kuat yang melempar ujung atas gunung sehingga membentuk cekungan. Gunung Bromo merupakan jenis ini.</dd>
<dd> </dd>
<dd>sumber : <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_berapi">http://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_berapi</a> </dd>
</dl>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/restoe.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/restoe.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/restoe.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/restoe.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/restoe.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/restoe.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/restoe.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/restoe.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/restoe.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/restoe.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/restoe.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/restoe.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restoe.wordpress.com&blog=365025&post=22&subd=restoe&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://restoe.wordpress.com/2006/08/20/gunung-berapi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/038de589f08fd7214c3c6fbec35ddeda?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">restoe</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/b/b4/Mahameru-volcano.jpg/280px-Mahameru-volcano.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Gunung berapi Mahameru di Jawa, Indonesia.</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image">
			<media:title type="html">Perbesar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/a4/Volcano_q.jpg/250px-Volcano_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Letusan gunung berapi dapat berakibat buruk terhadap margasatwa lokal, dan juga manusia.</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image">
			<media:title type="html">Perbesar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gempa bumi</title>
		<link>http://restoe.wordpress.com/2006/08/20/gempa-bumi/</link>
		<comments>http://restoe.wordpress.com/2006/08/20/gempa-bumi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Aug 2006 18:08:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>restoe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bencana alam geologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://restoe.wordpress.com/2006/08/20/gempa-bumi/</guid>
		<description><![CDATA[Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
Langsung ke: panduan arah, cari

&#160;

&#160;

Pusat-pusat gempa di seluruh dunia, 1963–1998
Gempa bumi adalah getaran yang terjadi permukaan bumi. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi). Kata gempa bumi juga digunakan untuk menunjukkan daerah asal terjadinya kejadian gempa bumi tersebut. Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restoe.wordpress.com&blog=365025&post=21&subd=restoe&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.</p>
<p>Langsung ke: panduan arah, cari</p>
<p><!-- start content --></p>
<p class="thumb tright">&nbsp;</p>
<p><span class="internal"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/db/Quake_epicenters_1963-98.png/400px-Quake_epicenters_1963-98.png" alt="Pusat-pusat gempa di seluruh dunia, 1963–1998" longdesc="/wiki/Berkas:Quake_epicenters_1963-98.png" height="250" width="400" /></span></p>
<p class="thumbcaption">&nbsp;</p>
<p class="magnify"><span class="internal"><img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="Perbesar" height="11" width="15" /></span></p>
<p>Pusat-pusat gempa di seluruh dunia, 1963–1998</p>
<p><b>Gempa bumi</b> adalah getaran yang terjadi permukaan bumi. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi). Kata gempa bumi juga digunakan untuk menunjukkan daerah asal terjadinya kejadian gempa bumi tersebut. Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat ditahan.</p>
<table class="toc" summary="Daftar isi">
<tr>
<td>&nbsp;</td>
</tr>
</table>
<p>Anatomi gempa bumi</p>
<p>Gempa bumi terjadi setiap hari di bumi, namun kebanyakan kecil dan tidak menyebabkan kerusakan apa-apa. Gempa bumi kecil juga dapat mengiringi gempa bumi besar, dan dapat terjadi sesudah, sebelum, atau selepas gempa bumi besar tersebut.</p>
<p><a title="Intensitas" name="Intensitas" id="Intensitas"></a></p>
<h2>Intensitas</h2>
<p>Gempa bumi diukur dengan menggunakan alat yang dinamakan Pengukur Richter. Gempa bumi dibagi ke dalam skala dari satu hingga sembilan berdasarkan ukurannya (skala Richter). Gempa bumi juga dapat diukur dengan menggunakan ukuran Skala Mercalli.</p>
<p><a title="Tipe_gempa_bumi" name="Tipe_gempa_bumi" id="Tipe_gempa_bumi"></a></p>
<h2>Tipe gempa bumi</h2>
<p><a title="Gempa_bumi_tektonik" name="Gempa_bumi_tektonik" id="Gempa_bumi_tektonik"></a></p>
<h3>Gempa bumi tektonik</h3>
<p>Gempa bumi tektonik disebabkan oleh perlepasan tenaga yang terjadi karena pergeseran lempengan plat tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan dengan tiba-tiba. Tenaga yang dihasilkan oleh tekanan antara batuan dikenal sebagai kecacatan tektonik.</p>
<p><a title="Gempa_bumi_gunung_berapi" name="Gempa_bumi_gunung_berapi" id="Gempa_bumi_gunung_berapi"></a></p>
<h3>Gempa bumi gunung berapi</h3>
<p>Gempa bumi gunung berapi terjadi berdekatan dengan gunung berapi dan mempunyai bentuk keretakan memanjang yang sama dengan gempa bumi tektonik. Gempa bumi gunung berapi disebabkan oleh pergerakan magma ke atas dalam gunung berapi, di mana geseran pada batu-batuan menghasilkan gempa bumi.</p>
<p>Ketika magma bergerak ke permukaan gunung berapi, ia bergerak dan memecahkan batu-batuan serta mengakibatkan getaran berkepanjangan yang dapat bertahan dari beberapa jam hingga beberapa hari.</p>
<p>Gempa bumi gunung berapi terjadi di kawasan yang berdekatan dengan gunung berapi, seperti Pergunungan Cascade di barat Laut Pasifik, Jepang, Dataran Tinggi Islandia, and titik merah gunung berapi seperti Hawaii.</p>
<p><a title="Penyebab_terjadinya_gempa_bumi" name="Penyebab_terjadinya_gempa_bumi" id="Penyebab_terjadinya_gempa_bumi"></a></p>
<h2>Penyebab terjadinya gempa bumi</h2>
<p>Kebanyakan gempa bumi disebabkan dari pelepasan energi yang dihasilkan oleh tekanan yang dilakukan oleh lempengan yang bergerak. Semakin lama tekanan itu kian membesar dan akhirnya mencapai pada keadaan dimana tekanan tersebut tidak dapat ditahan lagi oleh pinggiran lempengan. Pada saat itu lah gempa bumi akan terjadi.</p>
<p>Gempa bumi biasanya terjadi di perbatasan lempengan lempengan tersebut. Gempa bumi yang paling parah biasanya terjadi di perbatasan lempengan kompresional dan translasional. <span class="new">Gempa bumi fokus dalam</span> kemungkinan besar terjadi karena materi lapisan litosfer yang terjepit kedalam mengalami <span class="new">transisi fase</span> pada kedalaman lebih dari 600 km.</p>
<p>Beberapa gempa bumi lain juga dapat terjadi karena pergerakan magma di dalam gunung berapi. Gempa bumi seperti itu dapat menjadi gejala akan terjadinya letusan gunung berapi. Beberapa gempa bumi (jarang namun) juga terjadi karena menumpuknya massa air yang sangat besar di balik <span class="new">dam</span>, seperti <span class="new">Dam Karibia</span> di Zambia, Afrika. Sebagian lagi (jarang juga) juga dapat terjadi karena injeksi atau akstraksi cairan dari/ke dalam bumi (contoh. pada beberapa pembangkit listrik tenaga panas bumi dan di <span class="new">Rocky Mountain Arsenal</span>. Terakhir, gempa juga dapat terjadi dari peledakan bahan peledak. Hal ini dapat membuat para ilmuwan memonitor tes rahasia senjata nuklir yang dilakukan pemerintah. Gempa bumi yang disebabkan oleh manusia seperti ini dinamakan juga <span class="new">seismisitas terinduksi</span></p>
<p><a title="Sejarah_gempa_bumi_besar_pada_abad_ke-20_dan_21" name="Sejarah_gempa_bumi_besar_pada_abad_ke-20_dan_21" id="Sejarah_gempa_bumi_besar_pada_abad_ke-20_dan_21"></a></p>
<h2>Sejarah gempa bumi besar pada abad ke-20 dan 21</h2>
<p class="thumb tright">&nbsp;</p>
<p><span class="internal"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/e/ec/SanFranHouses06.JPG/350px-SanFranHouses06.JPG" alt="Kerusakan akibat gempa bumi di San Francisco pada tahun 1906" longdesc="/wiki/Berkas:SanFranHouses06.JPG" height="269" width="350" /></span></p>
<p class="thumbcaption">&nbsp;</p>
<p class="magnify"><span class="internal"><img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="Perbesar" height="11" width="15" /></span></p>
<p>Kerusakan akibat gempa bumi di San Francisco pada tahun 1906</p>
<p class="thumb tright">&nbsp;</p>
<p><span class="internal"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/f/f5/EarthquakeFreewayCa1989.jpg/350px-EarthquakeFreewayCa1989.jpg" alt="Sebagian jalan layang yang runtuh akibat gempa bumi Loma Prieta pada tahun 1989" longdesc="/wiki/Berkas:EarthquakeFreewayCa1989.jpg" height="281" width="350" /></span></p>
<p class="thumbcaption">&nbsp;</p>
<p class="magnify"><span class="internal"><img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="Perbesar" height="11" width="15" /></span></p>
<p>Sebagian jalan layang yang runtuh akibat gempa bumi Loma Prieta pada tahun 1989</p>
<ul>
<li>8 Oktober 2005 &#8211; Gempa bumi besar berkekuatan 7,6 skala Richter di Asia Selatan, berpusat di Kashmir, Pakistan; lebih dari 1.500 orang tewas.</li>
<li>26 Desember 2004 &#8211; Gempa bumi dahsyat berkekuatan 9,3 skala Richter mengguncang Aceh dan Sumatera Utara sekaligus menimbulkan gelombang tsunami di samudera Hindia.</li>
<li>26 Desember 2003 &#8211; Gempa bumi kuat di Bam, barat daya Iran berukuran 6.5 pada skala Richter dan menyebabkan lebih dari 41.000 orang tewas.</li>
<li>21 Mei 2002 &#8211; Di utara Afghanistan, berukuran 5,8 pada skala Richter dan menyebabkan lebih dari 1.000 orang mati.</li>
<li>26 Januari 2001 &#8211; India, berukuran 7,9 pada skala Richter dan menewaskan 2.500 ada juga yang mengatakan jumlah korban mencapai 13.000 orang.</li>
<li>21 September 1999 &#8211; Taiwan, berukuran 7,6 pada skala Richter, menyebabkan 2.400 korban tewas.</li>
<li>17 Agustus 1999 &#8211; barat Turki, berukuran 7,4 pada skala Richter dan merenggut 17.000 nyawa.</li>
<li>25 Januari 1999 &#8211; Barat Colombia, pada magnitudo 6 dan merenggut 1.171 nyawa.</li>
<li>30 Mei 1998 &#8211; Di utara Afghanistan dan Tajikistan dengan ukuran 6,9 pada skala Richter menyebabkan sekitar 5.000 orang tewas.</li>
<li>17 Januari 1995 &#8211; Di Kobe, Jepang dengan ukuran 7,2 skala Richter dan merenggut 6.000 nyawa.</li>
<li>30 September 1993 &#8211; Di Latur, India dengan ukuran 6,0 pada skala Richter dan menewaskan 1.000 orang.</li>
<li>21 Juni 1990 &#8211; Di barat laut Iran, berukuran 7,3 pada skala Richter, merengut 50.000 nyawa.</li>
<li>7 Desember 1988 &#8211; Barat laut Armenia, berukuran 6,9 pada skala Richter dan menyebabkan 25.000 kematian.</li>
<li>19 September 1985 &#8211; Di Mexico Tengah dan berukuran 8,1 pada Skala Richter, meragut lebih dari 9.500 nyawa.</li>
<li>16 September 1978 &#8211; Di timur laut Iran, berukuran 7,7 pada skala Richter dan menyebabkan 25.000 kematian.</li>
<li>28 Juli 1976 &#8211; Tangshan, China, berukuran 7,8 pada skala Richter dan menyebabkan 240.000 orang terbunuh.</li>
<li>4 Februari 1976 &#8211; Di Guatemala, berukuran 7,5 pada skala Richter dan menyebabkan 22.778 terbunuh.</li>
<li>29 Februari 1960 &#8211; Di barat daya pesisir pantai Atlantik di <span class="new">Maghribi</span> pada ukuran 5,7 skala Richter, menyebabkan kira-kira 12.000 kematian dan memusnahkan seluruh kota Agadir.</li>
<li>26 Desember 1939 &#8211; Wilayah Erzincan, Turki pada ukuran 7,9, dan menyebabkan 33.000 orang tewas.</li>
<li>24 Januari 1939 &#8211; Di Chillan, Chile dengan ukuran 8,3 pada skala Richter, 28.000 kematian.</li>
<li>31 Mei 1935 &#8211; Di Quetta, India pada ukuran 7,5 skala Richter dan menewaskan 50.000 orang.</li>
<li>1 September 1923 &#8211; Di <span class="new">Yokohama</span>, Jepang pada ukuran 8,3 skala Richter dan merenggut sedikitnya 140.000 nyawa.</li>
</ul>
<p class="editsection"><a title="Persiapan_menghadapi_gempa_bumi" name="Persiapan_menghadapi_gempa_bumi" id="Persiapan_menghadapi_gempa_bumi"></a></p>
<h2>Persiapan menghadapi gempa bumi</h2>
<ul>
<li>Persiapan untuk Keadaan Darurat</li>
</ul>
<ol>
<li>Menentukan tempat-tempat berlindung yang aman jika terjadi gempa bumi. Tempat berlindung yang aman adalah tempat yang yang dapat melindungi anda dari benda-benda yang jatuh atau mebel yang ambruk, misalnya di kolong meja</li>
<li>Menyediakan air minum untuk keperluan darurat. Bekas botol air mineral dapat digunakan untuk menyimpan air minum. Kebutuhan air minum biasanya 2 sampai 3 liter sehari untuk satu orang</li>
<li>Menyiapkan tas ransel yang berisi (atau dapat diisi) barang-barang yang sangat dibutuhkan di tempat pengungsian. Barang-barang yang sangat diperlukan dalam keadaan darurat misalnya:
<ol>
<li>Lampu senter berikut baterai cadangannya</li>
<li>Air minum</li>
<li>Kotak P3K berisi obat penghilang rasa sakit, plester, pembalut dan sebagainya</li>
<li>Makanan yang tahan lama seperti biskuit</li>
<li>Sejumlah uang tunai</li>
<li>Buku tabungan</li>
<li>Korek api</li>
<li>Lilin</li>
<li>Helm</li>
<li>Pakaian dalam</li>
<li>Barang-barang berharga yang harus dibawa di saat keadaan darurat</li>
</ol>
</li>
<li>Mengencangkan mebel yang mudah rubuh (seperti lemari pakaian) dengan langit-langit atau dinding dengan menggunakan logam berbentuk siku atau sekrup agar tidak mudah rubuh di saat terjadi gempa bumi</li>
<li>Mencegah kaca jendela atau kaca lemari pakaian agar tidak pecah berantakan di saat gempa bumi dengan memilih kaca yang kalau pecah tidak berserakan dan melukai orang (<i>Safety Glass</i>) atau dengan menempelkan kaca film</li>
<li>Mencari tahu lokasi tempat evakuasi dan rumah sakit yang terdekat. Jika pemerintah setempat tidak mempunyai tempat evakuasi, pastikan anda tidak pergi ke tempat yang lebih rendah atau tempat yang dekat dengan pinggir laut/sungai untuk menghindari Tsunami</li>
</ol>
<ul>
<li>Ketika Terjadi Gempa Bumi</li>
</ul>
<ol>
<li>Matikan api kompor jika anda sedang memasak. Matikan juga alat-alat elektronik yang dapat menyebabkan timbulnya api. Jika terjadi kebakaran di dapur, segera padamkan api dengan menggunakan alat pemadam api. Jika tidak mempunyai pemadam api gunakan pasir atau karung basah</li>
<li>Membuka pintu dan mencari jalan keluar dari rumah atau gedung</li>
<li>Cari informasi mengenai gempa bumi yang terjadi lewat televisi atau radio</li>
<li>Utamakan keselamatan terlebih dahulu, jika terjadi kerusakan pada tempat Anda berada, segeralah mengungsi ke tempat pengungsian terdekat</li>
<li>Tetap tenang dan tidak terburu-buru keluar dari rumah atau gedung. Tunggu sampai gempa mereda, dan sesudah agak tenang, ambil tas ransel berisi barang-barang keperluan darurat dan keluar dari rumah/gedung menuju ke tanah kosong sambil melindungi kepala dengan helm atau barang-barang yang dapat digunakan untuk melindungi kepala</li>
<li>Jika anda harus berjalan di tengah jalan raya, berhati-hatilah terhadap papan reklame yang jatuh, tiang listrik yang tiba-tiba rubuh, kabel listrik, pecahan kaca, dan benda-benda yang berjatuhan dari atas gedung</li>
<li>Pastikan tidak ada anggota keluarga yang tertinggal pada saat pergi ke tempat evakuasi. Jika bisa ajaklah tetangga dekat Anda untuk pergi bersama-sama</li>
<li>Jika gempa bumi terjadi pada saat Anda sedang menyetir kendaraan, jangan sekali-kali mengerem dengan mendadak atau menggunakan rem darurat. Kurangilah kecepatan secara bertahap dan hentikan kendaraan Anda di bahu jalan. Jangan berhenti di dekat pompa bensin, di bawah kabel tegangan tinggi, atau di bawah jembatan penyeberangan.</li>
</ol>
<p>sumber : <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi">http://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/restoe.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/restoe.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/restoe.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/restoe.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/restoe.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/restoe.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/restoe.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/restoe.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/restoe.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/restoe.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/restoe.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/restoe.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restoe.wordpress.com&blog=365025&post=21&subd=restoe&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://restoe.wordpress.com/2006/08/20/gempa-bumi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/038de589f08fd7214c3c6fbec35ddeda?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">restoe</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/db/Quake_epicenters_1963-98.png/400px-Quake_epicenters_1963-98.png" medium="image">
			<media:title type="html">Pusat-pusat gempa di seluruh dunia, 1963–1998</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image">
			<media:title type="html">Perbesar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/e/ec/SanFranHouses06.JPG/350px-SanFranHouses06.JPG" medium="image">
			<media:title type="html">Kerusakan akibat gempa bumi di San Francisco pada tahun 1906</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image">
			<media:title type="html">Perbesar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/f/f5/EarthquakeFreewayCa1989.jpg/350px-EarthquakeFreewayCa1989.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Sebagian jalan layang yang runtuh akibat gempa bumi Loma Prieta pada tahun 1989</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image">
			<media:title type="html">Perbesar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tsunami</title>
		<link>http://restoe.wordpress.com/2006/08/20/tsunami/</link>
		<comments>http://restoe.wordpress.com/2006/08/20/tsunami/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Aug 2006 17:58:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>restoe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bencana alam geologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://restoe.wordpress.com/2006/08/20/tsunami/</guid>
		<description><![CDATA[Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
&#160;

&#160;

Gambar Tsunami menurut Hokusai, seorang pelukis Jepang dari abad ke 19.
&#160;

&#160;

Tsunami yang menghantam Malé, Maladewa pada 26 Desember 2004
Tsunami (bahasa Jepang: 津波; secara harafiah berarti &#8220;ombak besar di pelabuhan&#8221;) adalah sebuah ombak yang terjadi setelah sebuah gempa bumi, gempa laut, gunung berapi meletus, atau hantaman meteor di laut. Tenaga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restoe.wordpress.com&blog=365025&post=20&subd=restoe&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.<!-- start content --></p>
<p class="thumb tright">&nbsp;</p>
<p><span class="internal"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/a5/Tsunami_by_hokusai_19th_century.jpg/180px-Tsunami_by_hokusai_19th_century.jpg" alt="Gambar Tsunami menurut Hokusai, seorang pelukis Jepang dari abad ke 19." longdesc="/wiki/Berkas:Tsunami_by_hokusai_19th_century.jpg" height="124" width="180" /></span></p>
<p class="thumbcaption">&nbsp;</p>
<p class="magnify"><span class="internal"><img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="Perbesar" height="11" width="15" /></span></p>
<p>Gambar Tsunami menurut Hokusai, seorang pelukis Jepang dari abad ke 19.</p>
<p class="thumb tright">&nbsp;</p>
<p><span class="internal"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/d/da/Ombak.jpg/180px-Ombak.jpg" alt="Tsunami yang menghantam Malé, Maladewa pada 26 Desember 2004" longdesc="/wiki/Berkas:Ombak.jpg" height="135" width="180" /></span></p>
<p class="thumbcaption">&nbsp;</p>
<p class="magnify"><span class="internal"><img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="Perbesar" height="11" width="15" /></span></p>
<p>Tsunami yang menghantam Malé, Maladewa pada 26 Desember 2004</p>
<p><b>Tsunami</b> (bahasa Jepang: 津波; secara harafiah berarti &#8220;ombak besar di pelabuhan&#8221;) adalah sebuah <span class="new">ombak</span> yang terjadi setelah sebuah gempa bumi, <span class="new">gempa laut</span>, gunung berapi meletus, atau hantaman meteor di laut. Tenaga setiap tsunami adalah tetap, fungsi ketinggiannya dan kelajuannya. Dengan itu, apabila gelombang menghampiri pantai, ketinggiannya meningkat sementara kelajuannya menurun. Gelombang tersebut bergerak pada kelajuan tinggi, hampir tidak dapat dirasakan efeknya oleh kapal laut (misalnya) saat melintasi air dalam, tetapi meningkat kepada ketinggian 30 meter atau lebih. Tsunami bisa menyebabkan kerusakan erosi dan korban jiwa pada kawasan pesisir pantai dan kepulauan.</p>
<p>Kebanyakan kota di sekitar Samudra Pasifik, terutama di Jepang tetapi juga di Hawaii, mempunyai sistem peringatan dan prosedur pengungsian sekiranya tsunami diramalkan akan terjadi. Tsunami akan diamati oleh pelbagai institusi seismologi sekeliling dunia dan perkembangannya dipantau melalui satelit.</p>
<p>Bukti menunjukkan tidak mustahil terjadinya megatsunami, yang menyebabkan beberapa pulau tenggelam.</p>
<p><b>Penyebab terjadinya tsunami</b></p>
<table class="toc" summary="Daftar isi">
<tr>
<td><span class="toctext"></span><span class="internal"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/d/de/Skema_tsunami.gif/180px-Skema_tsunami.gif" alt="Skema terjadinya tsunami" longdesc="/wiki/Berkas:Skema_tsunami.gif" height="237" width="180" /></span></td>
</tr>
</table>
<p class="thumb tright">&nbsp;</p>
<p><span class="internal"></span></p>
<p class="thumbcaption">&nbsp;</p>
<p class="magnify"><span class="internal"><img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="Perbesar" height="11" width="15" /></span></p>
<p>Skema terjadinya tsunami</p>
<p>Tsunami dapat terjadi jika terjadi gangguan yang menyebabkan perpindahan sejumlah besar air, seperti letusan gunung api, gempa bumi, longsor maupun meteor yang jatuh ke bumi. Namun, 90% tsunami adalah akibat gempa bumi bawah laut. Dalam rekaman sejarah beberapa tsunami diakibatkan oleh gunung meletus, misalnya ketika meletusnya Gunung Krakatau.</p>
<p>Gerakan vertikal pada kerak bumi, dapat mengakibatkan dasar laut naik atau turun secara tiba-tiba, yang mengakibatkan gangguan kesetimbangan air yang berada di atasnya. Hal ini mengakibatkan terjadinya aliran energi air laut, yang ketika sampai di pantai menjadi gelombang besar yang mengakibatkan terjadinya tsunami.</p>
<p>Gerakan vertikal ini dapat terjadi pada <span class="new">patahan bumi</span> atau sesar. Gempabumi juga banyak terjadi di daerah subduksi, dimana lempeng samudera menelusup ke bawah lempeng benua.</p>
<p>Tanah longsor yang terjadi di dasar laut serta runtuhan gunung api juga dapat mengakibatkan gangguan air laut yang dapat menghasilkan tsunami. Demikian pula halnya dengan benda kosmis atau meteor yang jatuh dari atas. Jika ukuran meteor atau longsor ini cukup besar, dapat terjadi megatsunami yang tingginya mencapai ratusan meter.</p>
<p><a title="Sistem_Peringatan_Dini" name="Sistem_Peringatan_Dini" id="Sistem_Peringatan_Dini"></a></p>
<h2>Sistem Peringatan Dini</h2>
<p>Banyak kota-kota di sekitar Pasifik, terutama di Jepang dan juga Hawaii, mempunyai sistem peringatan tsunami dan prosedur evakuasi untuk menangani kejadian tsunami. Bencana tsunami dapat diprediksi oleh berbagai <span class="new">institusi seismologi</span> di berbagai penjuru dunia dan proses terjadinya tsunami dapat dimonitor melalui satelit.</p>
<p>Perekam tekanan dasar yang menggunakan <span class="new">buoy</span> sebagai alat komunikasinya, dapat digunakan untuk mendeteksi gelombang yang tidak dapat dilihat oleh pengamat manusia pada laut dalam. Sistem sederhana yang pertama kali digunakan untuk memberikan peringatan awal akan terjadinya tsunami pernah dicoba di Hawai pada tahun 1920-an. Kemudian, sistem yang lebih canggih dikembangkan lagi setelah terjadinya tsunami besar pada tanggal 1 April 1946 dan 23 Mei 1960. Amerika serikat membuat <span class="external text">Pasific Tsunami Warning Center</span> pada tahun 1949, dan menghubungkannya ke jaringan data dan peringatan internasional pada tahun 1965.</p>
<p>Salah satu sistem untuk menyediakan peringatan dini tsunami, CREST Project, dipasang di pantai Barat Amerika Serikat, Alaska, dan Hawai oleh USGS, NOAA, dan Pacific Northwest Seismograph Network, serta oleh tiga jaringan seismik universitas.</p>
<p>Hingga kini, sistem prediksi tsunami masih merupakan ilmu yang tidak sempurna, dalam arti belum dapat sepenuhnya mendeteksi kejadian tsunami. Episenter dari sebuah gempa bawah laut dan kemungkinan kejadian tsunami dapat cepat dihitung. Pemodelan tsunami yang baik telah berhasil memperkitrakan seberapa besar perpindahan massa air yang terjadi. Walaupun begitu, karena faktor alamiah yang sering tak termodelkan dan tak terduga, sering terjadi <span class="new">peringatan palsu</span>.</p>
<p><a title="Cara_menyelamatkan_diri_dari_tsunami" name="Cara_menyelamatkan_diri_dari_tsunami" id="Cara_menyelamatkan_diri_dari_tsunami"></a></p>
<h2>Cara menyelamatkan diri dari tsunami</h2>
<ol>
<li>Jika Anda sedang berada di pinggir laut atau dekat sungai, segera berlari sekuat-kuatnya ke tempat yang lebih tinggi. Jika memungkinkan, berlarilah menuju bukit yang terdekat</li>
<li>Jika situasi memungkinkan, pergilah ke tempat evakuasi yang sudah ditentukan</li>
<li>Jika situasi tidak memungkinkan untuk melakukan tindakan no. 2, carilah bangunan bertingkat yang bertulang baja (<i>ferroconcrete building</i>), gunakan tangga darurat untuk sampai ke lantai yang paling atas (sedikitnya sampai ke lantai 3).</li>
<li>Jika situasi memungkinkan, pakai jaket hujan dan pastikan tangan anda bebas dan tidak membawa apa-apa</li>
</ol>
<p><a title="Tsunami_dalam_sejarah" name="Tsunami_dalam_sejarah" id="Tsunami_dalam_sejarah"></a></p>
<h2>Tsunami dalam sejarah</h2>
<ul>
<li>1755 &#8211; Tsunami menghancurkan Lisboa, ibu kota Portugal, dan menelan 60.000 korban jiwa.</li>
<li>1883 &#8211; Pada tanggal 26 Agustus, letusan gunung Krakatau dan tsunami menewaskan lebih dari 36.000 jiwa.</li>
<li>2004 &#8211; Pada tanggal 25-26 Desember 2004, gempa besar yang menimbulkan tsunami menelan korban jiwa lebih dari 250.000 di Asia Selatan, Asia Tenggara dan Afrika.</li>
<li>2006 &#8211; 17 Juli, Gempa yang menyebabkan tsunami terjadi di selatan pulau Jawa, Indonesia, dan setinggi 10 meter. Memakan korban jiwa lebih dari 500 orang.</li>
</ul>
<p>sumber : <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tsunami">http://id.wikipedia.org/wiki/Tsunami</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/restoe.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/restoe.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/restoe.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/restoe.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/restoe.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/restoe.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/restoe.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/restoe.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/restoe.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/restoe.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/restoe.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/restoe.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restoe.wordpress.com&blog=365025&post=20&subd=restoe&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://restoe.wordpress.com/2006/08/20/tsunami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/038de589f08fd7214c3c6fbec35ddeda?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">restoe</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/a5/Tsunami_by_hokusai_19th_century.jpg/180px-Tsunami_by_hokusai_19th_century.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Gambar Tsunami menurut Hokusai, seorang pelukis Jepang dari abad ke 19.</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image">
			<media:title type="html">Perbesar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/d/da/Ombak.jpg/180px-Ombak.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Tsunami yang menghantam Malé, Maladewa pada 26 Desember 2004</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image">
			<media:title type="html">Perbesar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/d/de/Skema_tsunami.gif/180px-Skema_tsunami.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Skema terjadinya tsunami</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image">
			<media:title type="html">Perbesar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sistem Komputer untuk SIG</title>
		<link>http://restoe.wordpress.com/2006/08/20/sistem-komputer-untuk-sig/</link>
		<comments>http://restoe.wordpress.com/2006/08/20/sistem-komputer-untuk-sig/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Aug 2006 06:41:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>restoe</dc:creator>
				<category><![CDATA[GIS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://restoe.wordpress.com/2006/08/20/sistem-komputer-untuk-sig/</guid>
		<description><![CDATA[Sistem komputer biasanya terdiri dari perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software).
a. Perangkat Keras
Terdiri dari beberapa komponen.
Central processing unit (CPU)
CPU menjalankan program komputer dan mengendalikan operasi seluruh komponen.
Biasanya digunakan CPU untuk komputer pribadi (PC/personal computer), atau work station pada sebuah jaringan komputer.
Memory
Memory Utama:adalah bagian paling esensi pada komputer seluruh data dan program berada pada memori [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restoe.wordpress.com&blog=365025&post=19&subd=restoe&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sistem komputer biasanya terdiri dari perangkat keras (<i>hardware</i>) dan perangkat lunak (<i>software</i>).</p>
<p><b>a. Perangkat Keras</b><br />
Terdiri dari beberapa komponen.<br />
<b><i>Central processing unit (CPU)</i></b><br />
CPU menjalankan program komputer dan mengendalikan operasi seluruh komponen.<br />
Biasanya digunakan CPU untuk komputer pribadi (<i>PC/personal computer</i>), atau <i>work station</i> pada sebuah jaringan komputer.</p>
<p><b><i>Memory</i><br />
Memory Utama:</b>adalah bagian paling esensi pada komputer seluruh data dan program berada pada memori utama untuk akses yang lebih cepat. Dibutuhkan setidaknya memori berkapasitas 64 MB untuk SIG berbasis PC.</p>
<p><b>Memory Tambahan:</b> digunakan data berukuran besar baik permanen maupun semi-permanen, dengan akses lebih rendah dibanding memori utama. Dikenal juga sebagai media penyimpanan data, seperti harddisk, disket (floppy disk), pita magnetis atau cakram padat optis (CD-ROM). Untuk harddisk dibutuhkan setidaknya yang berkapasitas 1 GB.</p>
<p><b>Alat Tambahan (<i>Peripherals</i>)</b><br />
<b>Alat Masukan (<i>Input Devices</i>) :</b> key board, mouse, digitizers, pemindai (<i>scanner</i>), kamera digital, workstation fotogrametris digital.</p>
<p><b>Alat Keluaran (<i>Output devices</i>) :</b>  monitor berwarna, printer, plotter berwarna, perekam film, dll.</p>
<p>Contoh-contoh komponen perangkat keras SIG diperlihatkan pada <b>Gambar 1.5</b>.<br />
<img src="http://www.geografiana.com/artikel/gis/giswb/1-5.jpg" height="262" width="386" /></p>
<p><b>b. Perangkat Lunak</b><br />
Terdiri atas sistem operasi, <i>compiler</i> dan program aplikasi.</p>
<p><b>Sistem Operasi (<i>Operating System / OS</i>) :</b>  mengendalikan seluruh operasi program, juga menghubungkan perangkat keras dengan program aplikasi.<br />
Untuk PC : MS-DOS (IBM PCs) dan WINDOWS adalah sistem operasi yang banyak digunakan.<br />
Untuk Workstation : UNIX dan VMS adalah OS yang dominan.</p>
<p><b>Compiler :</b> menerjemahkan program yang ditulis dalam bahasa komputer pada kode mesin sehingga CPU mampu menjalankan program yang harus dieksekusi. Bahasa kompiler yang biasa digunakan adalah C, Pascal, FORTRAN, BASIC, dll.</p>
<p><b>Program Aplikasi :</b> Kini, banyak vendor (perusahaan pembuat software) menyediakan software SIG seperti pada daftar dalam <b>Tabel 1.3</b>.</p>
<p><img src="http://www.geografiana.com/artikel/gis/giswb/t1-3.jpg" height="202" width="392" /></p>
<p>sumber :  <a href="http://www.geografiana.com/makalah/teknologi/bab_i_gis_workbook_vol_i_pengantar_gis_4">http://www.geografiana.com/makalah/teknologi/bab_i_gis_workbook_vol_i_pengantar_gis_4</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/restoe.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/restoe.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/restoe.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/restoe.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/restoe.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/restoe.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/restoe.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/restoe.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/restoe.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/restoe.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/restoe.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/restoe.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restoe.wordpress.com&blog=365025&post=19&subd=restoe&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://restoe.wordpress.com/2006/08/20/sistem-komputer-untuk-sig/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/038de589f08fd7214c3c6fbec35ddeda?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">restoe</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.geografiana.com/artikel/gis/giswb/1-5.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.geografiana.com/artikel/gis/giswb/t1-3.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Yang Diharapkan dari SIG</title>
		<link>http://restoe.wordpress.com/2006/08/20/yang-diharapkan-dari-sig/</link>
		<comments>http://restoe.wordpress.com/2006/08/20/yang-diharapkan-dari-sig/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Aug 2006 06:40:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>restoe</dc:creator>
				<category><![CDATA[GIS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://restoe.wordpress.com/2006/08/20/yang-diharapkan-dari-sig/</guid>
		<description><![CDATA[SIG diharapkan mampu menjawab pertanyaan sebagai berikut :

What is at&#8230;&#8230;? (pertanyaan lokasional ; apa yang terdapat pada lokasi tertentu)
Where is it&#8230;..? (pertanyaan kondisional ; lokasi apa yang mendukung untuk kondisi/fenomena tertentu)
How has it changed&#8230;&#8230;..? (pertanyaan kecenerungan ; mengidentifikasi kecenderungan atau peristiwa yang terjadi)
Which data are related &#8230;&#8230;..? (pertanyaan hubungan ; menganalisis hubungan keruangan antar objek [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restoe.wordpress.com&blog=365025&post=18&subd=restoe&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>SIG diharapkan mampu menjawab pertanyaan sebagai berikut :</p>
<ul>
<li>What is at&#8230;&#8230;? (pertanyaan lokasional ; apa yang terdapat pada lokasi tertentu)</li>
<li>Where is it&#8230;..? (pertanyaan kondisional ; lokasi apa yang mendukung untuk kondisi/fenomena tertentu)</li>
<li>How has it changed&#8230;&#8230;..? (pertanyaan kecenerungan ; mengidentifikasi kecenderungan atau peristiwa yang terjadi)</li>
<li>Which data are related &#8230;&#8230;..? (pertanyaan hubungan ; menganalisis hubungan keruangan antar objek dalam kenampakan geografis)</li>
<li>What if&#8230;&#8230;.? (pertanyaan berbasiskan model ; komputer dan monitor dalam kondisi optimal, kecocokan lahan, resiko terhadap bencana, dll. berdasar pada model)</li>
</ul>
<p><b>Gambar 1.4</b> menjelaskan contoh sejumlah pertanyaan yang harus dijawab oleh SIG.<br />
<img src="http://www.geografiana.com/artikel/gis/giswb/1-4.jpg" /></p>
<p>Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, berikut adalah daftar yang harus dipenuhi oleh SIG (lihat <b>Tabel 1.2</b>)<br />
<img src="http://www.geografiana.com/artikel/gis/giswb/t1-2.jpg" /></p>
<p>- pengambilan data dan pra-pengolahan<br />
- manajemen basis data, penyimpanan dan pengambilan data<br />
- pengukuran dan analisis keruangan spatial<br />
- output grafis dan visualisasi</p>
<p>sumber : <a href="http://www.geografiana.com/makalah/teknologi/bab_i_gis_workbook_vol_i_pengantar_gis_3">http://www.geografiana.com/makalah/teknologi/bab_i_gis_workbook_vol_i_pengantar_gis_3</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/restoe.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/restoe.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/restoe.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/restoe.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/restoe.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/restoe.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/restoe.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/restoe.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/restoe.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/restoe.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/restoe.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/restoe.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restoe.wordpress.com&blog=365025&post=18&subd=restoe&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://restoe.wordpress.com/2006/08/20/yang-diharapkan-dari-sig/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/038de589f08fd7214c3c6fbec35ddeda?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">restoe</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.geografiana.com/artikel/gis/giswb/1-4.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.geografiana.com/artikel/gis/giswb/t1-2.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kenapa SIG Dibutuhkan ?</title>
		<link>http://restoe.wordpress.com/2006/08/20/kenapa-sig-dibutuhkan/</link>
		<comments>http://restoe.wordpress.com/2006/08/20/kenapa-sig-dibutuhkan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Aug 2006 06:38:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>restoe</dc:creator>
				<category><![CDATA[GIS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://restoe.wordpress.com/2006/08/20/kenapa-sig-dibutuhkan/</guid>
		<description><![CDATA[Berikut adalah alasan dibutuhkannya SIG.
- penanganan data geospatial sangat buruk
- peta dan statistik sangat cepat kadaluarsa
- data dan informasi sering tidak akurat
- tidak ada pelayanan penyediaan data
- tidak ada pertukaran data
Dan begitu SIG diterapkan, didapat keuntungan berikut.
- penanganan data geospatial menjadi lebih baik dalam format baku
- revisi dan pemutakhiran data menjadi lebih mudah
- data geospatial [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restoe.wordpress.com&blog=365025&post=17&subd=restoe&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><b>Berikut adalah alasan dibutuhkannya SIG.<br />
</b>- penanganan data geospatial sangat buruk<br />
- peta dan statistik sangat cepat kadaluarsa<br />
- data dan informasi sering tidak akurat<br />
- tidak ada pelayanan penyediaan data<br />
- tidak ada pertukaran data</p>
<p><b>Dan begitu SIG diterapkan, didapat keuntungan berikut.<br />
</b>- penanganan data geospatial menjadi lebih baik dalam format baku<br />
- revisi dan pemutakhiran data menjadi lebih mudah<br />
- data geospatial dan informasi lebih mudah dicari, dianalisis dan direpresentasikan<br />
- menjadi produk bernilai tambah<br />
- data geospatial dapat dipertukarkan<br />
- produktivitas staf meningkat dan lebih efisien<br />
- penghematan waktu dan biaya<br />
- keputusan yang akan diambil menjadi lebih baik</p>
<p><b>Tabel 1.1</b> memperlihatikan kelebihan SIG dan kekurangan pekerjaan manual tanpa SIG.<br />
<img src="http://www.geografiana.com/artikel/gis/giswb/t1-1.jpg" height="145" width="392" /></p>
<p><b>Gambar 1.3</b> memperlihatkan perbandingan manajemen informasi spatial dengan dan tanpa SIG.<br />
<img src="http://www.geografiana.com/artikel/gis/giswb/1-3.jpg" height="350" width="449" /></p>
<p>sumber : <a href="http://www.geografiana.com/makalah/teknologi/bab_i_gis_workbook_vol_i_pengantar_gis_2">http://www.geografiana.com/makalah/teknologi/bab_i_gis_workbook_vol_i_pengantar_gis_2</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/restoe.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/restoe.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/restoe.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/restoe.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/restoe.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/restoe.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/restoe.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/restoe.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/restoe.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/restoe.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/restoe.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/restoe.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restoe.wordpress.com&blog=365025&post=17&subd=restoe&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://restoe.wordpress.com/2006/08/20/kenapa-sig-dibutuhkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/038de589f08fd7214c3c6fbec35ddeda?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">restoe</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.geografiana.com/artikel/gis/giswb/t1-1.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.geografiana.com/artikel/gis/giswb/1-3.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Pengantar GIS</title>
		<link>http://restoe.wordpress.com/2006/08/20/pengantar-gis-2/</link>
		<comments>http://restoe.wordpress.com/2006/08/20/pengantar-gis-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Aug 2006 06:34:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>restoe</dc:creator>
				<category><![CDATA[GIS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://restoe.wordpress.com/2006/08/20/pengantar-gis-2/</guid>
		<description><![CDATA[1.1. Pengertian GIS/SIG
Geographic Information System (GIS) atau Sistem Informasi Geografis (SIG) diartikan sebagai sistem informasi yang digunakan untuk memasukkan, menyimpan, memangggil kembali, mengolah, menganalisis dan menghasilkan data bereferensi geografis atau data geospatial, untuk mendukung pengambilan keputusan dalam perencanaan dan pengelolaan penggunaan lahan, sumber daya alam, lingkungan transportasi, fasilitas kota, dan pelayanan umum lainnya.
Komponen utama SIG [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restoe.wordpress.com&blog=365025&post=16&subd=restoe&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>1.1. Pengertian GIS/SIG</p>
<p><i>Geographic Information System (GIS)</i> atau Sistem Informasi Geografis (SIG) diartikan sebagai sistem informasi yang digunakan untuk memasukkan, menyimpan, memangggil kembali, mengolah, menganalisis dan menghasilkan data bereferensi geografis atau data geospatial, untuk mendukung pengambilan keputusan dalam perencanaan dan pengelolaan penggunaan lahan, sumber daya alam, lingkungan transportasi, fasilitas kota, dan pelayanan umum lainnya.</p>
<p>Komponen utama SIG adalah sistem komputer, data geospatial dan pengguna, seperti diperlihatkan pada <b>Gambar 1.1</b>.<br />
<img src="http://www.geografiana.com/artikel/gis/giswb/1-1.jpg" /></p>
<p>Sistem komputer untuk SIG terdiri dari perangkat keras (<i>hardware</i>), perangkat lunak (<i>software</i>) dan prosedur untuk penyusunan pemasukkan data, pengolahan, analisis, pemodelan (<i>modelling</i>), dan penayangan data geospatial.</p>
<p>Sumber-sumber data geospatial adalah peta digital, foto udara, citra satelit, tabel statistik dan dokumen lain yang berhubungan.</p>
<p>Data geospatial dibedakan menjadi data grafis (stau disebut juga data geometris) dan data atribut (data tematik), lihat <b>Gambar 1.2</b>. Data grafis mempunyai tiga elemen : titik (<i>node</i>), garis (<i>arc</i>) dan luasan (<i>poligon</i>) dalam bentuk vector ataupun raster yang mewakili geometri topologi, ukuran, bentuk, posisi dan arah.<br />
<img src="http://www.geografiana.com/artikel/gis/giswb/1-2.jpg" /></p>
<p>Fungsi pengguna adalah untuk memilih informasi yang diperlukan, membuat standar, membuat jadwal pemutakhiran (<i>updating</i>) yang efisien, menganalisis hasil yang dikeluarkan untuk kegunaan yang diinginkan dan merencanakan aplikasi.</p>
<p>sumber : <a href="http://www.geografiana.com/makalah/teknologi/bab_i_gis_workbook_vol_i_pengantar_gis">http://www.geografiana.com/makalah/teknologi/bab_i_gis_workbook_vol_i_pengantar_gis</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/restoe.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/restoe.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/restoe.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/restoe.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/restoe.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/restoe.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/restoe.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/restoe.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/restoe.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/restoe.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/restoe.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/restoe.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restoe.wordpress.com&blog=365025&post=16&subd=restoe&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://restoe.wordpress.com/2006/08/20/pengantar-gis-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/038de589f08fd7214c3c6fbec35ddeda?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">restoe</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.geografiana.com/artikel/gis/giswb/1-1.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.geografiana.com/artikel/gis/giswb/1-2.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>